Setelah Bebas, FPI Tetap Awasi Lisan Ahok

Agung Sandy Lesmana, Walda Marison

Jum'at, 21 Desember 2018 | 18:09 WIB
Setelah Bebas, FPI Tetap Awasi Lisan Ahok
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Front Pembela Islam memastikan akan terus mengawasi gerak gerik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika sudah bebas dari penjara pada 24 Januari 2019. Setelah bisa menghirup udara bebas, Ahok pun diminta untuk mengontrol ucapannya apabila tak mau kembali meringkuk di jeruji besi.

Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif mewanti-wanti agar Ahok tak lagi memberikan pernyataan yang bisa menyakit umat muslim.

"Hanya orang bodoh yang jatuh 2 kali di lobang yang sama," kata Slamet kepada wartawan, Jumat (21/12/2018).

Slamet pun mengaku siap kembali mengerahkan massa untuk berdemo dan mendesak mempidanakan Ahok jika kembali dianggap melakukan penistaan agama.

"Pasti lah (gelar aksi). Ini bukan urusan FPI tapi urusan umat Islam dan yang kita tuntut kan dari awal penegakan hukum," tegasnya.

Diketahui, Ahok terjerat kasus penistaan agama karena pidatonya saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Semua cerita itu bermula saat Ahok mengunjungi Kepulauan Seribu pada hari Selasa 27 September 2016.

Dalam kunjungan kerja itu, Ahok sempat berpidato dan mengutip surah Al Maidah ayat 51 dari Alquran sembari menyatakan warga tak perlu memilih dirinya pada Pilkada 2017.

Sementara pada tanggal 6 Oktober 2016, akun Facebook milik Buni Yani mengunggah cuplikan video tersebut dan viral karena sebagian orang menilai Ahok melecehkan ayat Alquran.

Selang sehari, 7 Oktober 2016, Novel Chaidir Hasan melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri. Ahok lantas meminta maaf kepada publik pada hari Senin 10 Oktober 2016.

baca juga

Namun, sejumlah kalangan menggelar demonstrasi pada tanggal 14 Oktober 2016 mendesak polisi mentapkan Ahok sebagai tersangka.

Sebagai respons, Ahok menyambangi Bareskrim Polri pada Senin 24 Oktober 2016 untuk memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya di Kepulauan Seribu.

Pada hari Selasa 15 Oktober 2016, Bareskrim Polri gelar perkara secara terbuka. Selang sehari, Rabu 16 Oktober 2016, polisi menetapkan Ahok sebagai tersangka.

Setelah melewati proses persidangan yang juga diwarnai demonstrasi berjilid-jilid kelompok anti-Ahok pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok divonis bersalah dan harus menjalani masa 2 tahun pemenjaraan pada tanggal 9 Mei 2017.

Atas pertimbangan keselamatannya, Ahok menjalani masa pemenjaraan di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Setelah menjalani masa hukumanya, Ahok dikabarkan bebas pada tanggal 24 Januari 2019. Bebasnya Ahok pun dibenarkan oleh Kabag Humas Ditjen PAS Kemenkumham, Ade Kusmanto.

"Ahok bebas tanggal 24 Januari 2019 karena remisi Natal," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bebas 24 Januari 2019, Ahok Sebenarnya Bisa Bebas Tahun Ini

Bebas 24 Januari 2019, Ahok Sebenarnya Bisa Bebas Tahun Ini

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 18:08 WIB

FPI Kasih Peringatan ke Ahok Setelah Bebas Penjara 24 Januari: Hati-hati!

FPI Kasih Peringatan ke Ahok Setelah Bebas Penjara 24 Januari: Hati-hati!

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 17:38 WIB

Fixed! Ahok Bebas 24 Januari 2019

Fixed! Ahok Bebas 24 Januari 2019

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 16:15 WIB

Ahok Dapat Remisi Natal 2018 Selama 1 Bulan

Ahok Dapat Remisi Natal 2018 Selama 1 Bulan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:43 WIB

Ahok Diperkirakan Bebas Januari 2019, Ini Rincian Remisinya

Ahok Diperkirakan Bebas Januari 2019, Ini Rincian Remisinya

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:34 WIB

Terkini

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish

Entertainment | Senin, 20 Juli 2026 | 21:11 WIB

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:07 WIB

Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan

Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan

Jabar | Senin, 20 Juli 2026 | 21:03 WIB

Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri

Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri

Bogor | Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB

×