Pemkab Lampung Selatan Janji Siapkan Kebutuhan Korban Tsunami

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 23 Desember 2018 | 11:07 WIB
Pemkab Lampung Selatan Janji Siapkan Kebutuhan Korban Tsunami
Dampak tsunami di Lampung. (dok Basarnas)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan segera menyiapkan kebutuhan yang diperlukan bagi para korban bencana tsunami dan gelombang tinggi di pesisir Selat Sunda, berdampak menimbulkan korban warga pesisir Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto, di Kalianda, Lampung Selatan, Minggu, menyampaikan duka cita atas musibah gelombang pasang tinggi dan kemudian dinyatakan BMKG sebagai tsunami yang terjadi di pesisir Pantai Lamsel Sabtu (22/12) malam.

Nanang menegaskan, Pemkab Lamsel akan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Dirinya juga telah memerintahkan jajaran untuk melakukan petunjuk pengamanan, arahan keselamatan, serta melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait.

"Kita sangat terkejut, dan berduka. Karena ini musibah alam tidak ada yang bisa menduga," kata Nanang seperti disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Pemkab Lamsel M Sefri Masdian.

"Nanti pemerintah akan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan," kata Nanang lagi.

Dari informasi yang diterima tim ini, Plt Bupati Lamsel, Nanang Ermanto saat kejadian sedang berada di Jakarta untuk menghadiri acara penyerahan penghargaan Anugerah Kencana Tahun 2018 tingkat nasional dari BKKBN Pusat.

Rencananya, Nanang akan menerima penghargaan itu hari ini. Namun, dirinya lebih memilih kembali ke Lamsel untuk menemui masyarakatnya.

"Ini kan masyarakat saya, masa saya nggak ada di lokasi. Yang penting, saat ini masyarakat tetap tenang dan waspada, dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pesisir pantai," ujar Nanang sebelum bertolak ke Lampung pukul 06.00 WIB Minggu pagi.

BMKG Sebut Tsunami Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui twitnya awalnya menyatakan fenomena tersebut bukan tsunami melainkan gelombang tinggi. Namun, dalam siaran persnya, setelah melihat data dari empat stasiun pengamatan, BMKG menyebut gelombang tersebut termasuk tsunami.

Setelah dikaji, BMKG dan Badan Geologi-institusi yang memiliki otoritas untuk menetapkan fenomena alam di Indonesia, memastikan gelombang air yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam, merupakan tsunami.

Hasil pengamatan menunjukkan tinggi gelombang masing-masing 0,9 meter di Serang, Banten pada pukul 21.27 WIB, 0,35 meter di Banten pada pukul 21.33 WIB, 0,36 meter di Kota Agung (Tanggamus, Lampung) pada pukul 21.35 WIB, dan 0,28 meter pada pukul 21.53 WIB di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Lampung.

"Dari analisis lebih lanjut, itu merupakan gelombang tsunami tipe polanya mirip gelombang tsunami yang terjadi di Palu, sehingga tim kami berkoordinasi dan akhirnya sepakat diduga (tsunami), karena datanya belum cukup, karena belum bisa megecek ke lapangan," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam keterangannya saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Minggu, pukul 02.00 WIB. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperkirakan Letusan GAK Masih Berlangsung, BMKG Imbau Warga Jauhi Pantai

Diperkirakan Letusan GAK Masih Berlangsung, BMKG Imbau Warga Jauhi Pantai

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 10:48 WIB

10 Jenazah Korban Tsunami di Puskesmas Panimbang Wisatawan

10 Jenazah Korban Tsunami di Puskesmas Panimbang Wisatawan

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 10:37 WIB

Detik-detik Band Seventeen Diterjang Tsunami

Detik-detik Band Seventeen Diterjang Tsunami

Entertainment | Minggu, 23 Desember 2018 | 10:00 WIB

Gelombang Setinggi 2 Meter Hantam Tanjung Lesung Telan 7 Orang

Gelombang Setinggi 2 Meter Hantam Tanjung Lesung Telan 7 Orang

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 09:16 WIB

Dampak Tsunami Selat Sunda Terkini : Korban Tewas 43 Orang

Dampak Tsunami Selat Sunda Terkini : Korban Tewas 43 Orang

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 09:10 WIB

Update Tsunami Selat Sunda: Korban Tewas Jadi 20 Orang

Update Tsunami Selat Sunda: Korban Tewas Jadi 20 Orang

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 07:12 WIB

Terkini

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB