Sebabkan Tsunami, Anak Krakatau Longsor Seluas 59 Kali Lapangan Bola

Bangun Santoso

Senin, 24 Desember 2018 | 11:41 WIB
Sebabkan Tsunami, Anak Krakatau Longsor Seluas 59 Kali Lapangan Bola
Foto udara letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Minggu (23/12).[ANTARA FOTO/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat/pras]

Suara.com - Tsunami yang menerjang sejumlah wilayah di Banten dan Lampung diduga dipicu oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau yang ada di Selat Sunda. Sejak beberapa hari terakhir, aktivitas Gunung Anak Krakatau memang meningkat, hingga menyebabkan longsoran.

Longsoran itu menyebabkan permukaan Gunung Anak Krakatau ambles seluas kurang lebih 457x1.800 meter persegi atau sekitar 64 hektare dan setara dengan 59 kali ukuran lapangan sepak bola.

Hal itu diungkapkan oleh penelitian citra satelit yang dilakukan Agustan, peneliti Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah (PTPSW) Badan Pegkajian dan penerapan Teknologi (BPPT).

"Terjadi perubahan permukaan seluas sekitar 357 m dan 1.800 atau sekitar 64 hektare," tulis laporan yang diposting di akun twitter @PTPSW_BPPT.

Longsoran itulah yang membuat permukaan laut Selat Sunda tersedot, kemudian menimbulkan gelombang tsunami yang menerjang pesisir patai Banten dan Lampung, Sabtu malam (22/12/2018).

Longsor itu membawa dampak pada perubahan permukaan Gunung Anak Krakatau yang amblas dengan ukuran lebar 357 meter dan panjang 1.800 meter atau sekitar 64,3 hektare, yang setara dengan 59 kali lapangan sepak bola.

Riset citra satelit itu dilakukan dengan membandingkan permukaan Gunung Anak Krakatau 11 Desember 2018 dengan kondisi 23 Desember 2018 pukul 05.33 WIB.

Tsunami yang menerjang wilayah Pandeglang, Serang, dan pantai selatan Lampung itu memakan banyak korban.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga 24/12/2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak.

baca juga

BNPB menyatakan penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi, perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak.

"Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. Jadi wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda. Daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain," tulis Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam facebook resmi BNPB.

Sumber: Harianjogja.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Tsunami Selat Sunda, Pesisir Anyer - Carita Seperti Kota Mati

Pasca Tsunami Selat Sunda, Pesisir Anyer - Carita Seperti Kota Mati

News | Senin, 24 Desember 2018 | 11:13 WIB

Kesaksian Wisatawan Saat Gelombang Tsunami Menyapu Indahnya Pantai Carita

Kesaksian Wisatawan Saat Gelombang Tsunami Menyapu Indahnya Pantai Carita

News | Senin, 24 Desember 2018 | 11:07 WIB

Selain Hancurkan 817 Rumah, Tsunami Juga Rusak Masjid di Lampung

Selain Hancurkan 817 Rumah, Tsunami Juga Rusak Masjid di Lampung

News | Senin, 24 Desember 2018 | 11:05 WIB

Tsunami Selat Sunda, Google Nyalakan Peringatan SOS

Tsunami Selat Sunda, Google Nyalakan Peringatan SOS

Tekno | Senin, 24 Desember 2018 | 10:54 WIB

Bekerja di Pantai Anyer, Satu Keluarga Asal Garut Jadi Korban Tsunami

Bekerja di Pantai Anyer, Satu Keluarga Asal Garut Jadi Korban Tsunami

News | Senin, 24 Desember 2018 | 10:53 WIB

Terkini

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

×