Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

Reza Gunadha

Rabu, 26 Desember 2018 | 16:04 WIB
Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like
Solihat dan tiga rekannya selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. [The Guardian/Jamie Fullerton]

Suara.com - Puing-puing bangunan yang hancur lebur di wilayah Banten dan Lampung, menjadi penanda betapa memilukannya akibat dari terjangan gelombang tsunami Selat Sunda. Namun, suasana pilu itu justru menjadi tempat sebagian orang berswafoto alias selfie.

Warga yang berswafoto di sekitar lokasi bencana dan orang-orang tengah berduka tersebut, menjadi fenomena yang mengejutkan bagi Jamie Fullerton.

Jamie adalah jurnalis The Guardian yang meliput bencana tsunami di kawasan Banten. Ia kaget, karena banyak orang yang selfie di daerah bencana itu hanya demi eksistensi serta mendapatkan banyak like di media-media sosial.

***

Solihat dan ketiga temannya sudah memilih gaya sendiri-sendiri untuk berpose selfie sempurna mereka. Keempat perempuan berjilbab itu, berswafoto di salah satu pantai di Banten.

Warna jilbab mereka sangat mencolok: hitam, hijau, merah muda, dan corak campuran. Perempuan yang berjilbab hitam berpose sembari mengacungkan jari tengah dan telunjuk membentuk tanda V.

“Dan yang paling wah adalah, latar belakang selfie mereka merupakan hamparan ladang pembantaian yang dilakukan gelombang tsunami,” tulis Jamie dalam artikel berjudul ‘Destruction gets more likes’: Indonesia’s tsunami selfie-seekers, dalam laman  daring The Guardians, Rabu (26/12/2018).

Solihat dan rekan-rekannya berswafoto dengan latar belakang lahan dipenuhi bangkai mobil, peralatan pertanian yang hancur oleh tsunami. Bencana itu sendiri terjadi pada Sabtu (22/12) malam dan menewaskan hampir 500 orang di Banten serta Lampung.

Lapangan itu dipenuhi detritus—sampah, termasuk bangkai yang sudah terurai—mengambang.

baca juga

“Kawasan pantai itu telah dikunjungi oleh sejumlah warga Indonesia yang ingin berfoto selfie. Banyak dari mereka yang menempuh berjam-jam perjalanan hanya untuk berselfie agar semua orang tau mereka ada di lokasi tsunami,” tulis Jamie.

Solihat, perempuan berusia 40 tahun, mengakui kepada Jamie merupakan salah satu dari selfie-seekers. Solihat rela menempuh perjalanan selama dua jam dari tempat tinggalnya di Cilegon.

Ibu-ibu itu menuturkan, ia bersama kelompk pengajian Cilegon untuk memberikan sumbangan berupa pakaian untuk korban tsunami.

"Kami berfoto untuk diunggah ke Facebook, sebagai bukti bahwa kami benar-benar di sini dan memberikan bantuan," kata Solihat kepada Jamie.

Namun, Solihat memprotes tatkala dinilai tak baik berfoto selfie di kawasan bencana. Solihat mengakui, banyak orang yang menilai selfie di tempat bencana sebagai ketololan.

Tapi bagi dirinya, seperti yang diakui Solihat kepada Jamie, berfoto selfie di lokasi bencana justru untuk membuat orang lain bisa bersyukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:54 WIB

Ngibrit Pakai Motor, Nyawa Fandi Selamat Saat Dikejar Tsunami  6 Meter

Ngibrit Pakai Motor, Nyawa Fandi Selamat Saat Dikejar Tsunami 6 Meter

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:33 WIB

Beredar Video Aa Jimmy Gendong Si Bungsu Beberapa Jam Sebelum Tsunami

Beredar Video Aa Jimmy Gendong Si Bungsu Beberapa Jam Sebelum Tsunami

Entertainment | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:27 WIB

Terkini

Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim

Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim

Kaltim | Rabu, 04 November 2026 | 13:49 WIB

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

Presiden Prabowo Disadap Listyo Sigit Cs, Gibran Sibuk Jadi 'Mandor' Awasi Bedah Rumah

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:47 WIB

Geger Kasus Penyadapan Prabowo, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

Geger Kasus Penyadapan Prabowo, SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:45 WIB

Harga Acuan Batu Bara Turun Hampir 1%

Harga Acuan Batu Bara Turun Hampir 1%

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 13:42 WIB

Apakah Penyadapan Termasuk Makar? Beda Sikap Menko Kumham dan PDIP Soal Listyo Cs

Apakah Penyadapan Termasuk Makar? Beda Sikap Menko Kumham dan PDIP Soal Listyo Cs

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:41 WIB

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:38 WIB

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:35 WIB

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Biodata dan Agama Letjen TNI Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Jadi Plt KSP

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

Listyo Tidak Sadap Gibran adalah Bentuk Pelecehan terhadap Wapres, Kata Arif Wicaksono

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:33 WIB

×