Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

Reza Gunadha

Rabu, 26 Desember 2018 | 16:04 WIB
Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like
Solihat dan tiga rekannya selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. [The Guardian/Jamie Fullerton]

"Ketika orang melihat foto-foto kehancuran ini, maka mereka akan menyadari merupakan orang beruntung, karena ada di tempat yang lebih baik. Ini mengingatkan orang untuk bersyukur. Lagipula, foto kehancuran akibat bencana akan mendapatkan banyak like,” tutur Solihat.

Sejak Sabtu kelabu, banyak mayat korban tsunami terhanyut di pantai dan jalan-jalan Provinsi Banten. Tempat-tempat itulah yang menjadi lokasi selfie banyak orang.

Alhasil tedapat fenomena kontras, tatkala kendaraan-kendaraan tim SAR dan regu-regu penyelamat dari warga sipil berseliweran, melewati orang-orang yang selfie.

Jamie lantas bertanya kepada Solihat, apakah pantas berfoto selfie di lokasi yang besar kemungkinan masih ada mayat belum ditemukan?

“Itu tergantung pada niat Anda. Jika Anda mengambil selfie untuk pamer, maka jangan lakukan itu. Tetapi jika Anda melakukannya untuk berbagi kesedihan dengan orang lain, tidak apa-apa."

Namun, Jamie mencatat pernyataan Solihat itu berbanding terbalik dengan perilaku orang-orang yang datang untuk sekadar berfoto selfie.

“Tidak banyak orang-orang yang selfie sembari menunjukkan pose sedih,” kata Jamie.

Bahkan, Jamie mengakui pernah melihat perempuan yang berpakaian ala tentara, menghabiskan waktu selama setengah jam mencari tempat untuk berpose di tengah puing-puing bangunan dan masih digenangi air setinggi lutut.

Perempuan berpakaian ala militer itu akhirnya asyik berfoto selfie di dekat mobil SUV hancur di tengah lapangan.

baca juga

Bahrudin, lelaki berusia 40 tahun pemilik mobil itu, menyatakan kekesalannya terhadap wisatawan yang berselfie di lokasi bencana.

Berdiri di dalam air dengan sepasang sepatu bot kuning, Bahrudin berulang kali mengucapkan kata "sangat kesal, kecewa", ketika ditanya Jamie apa pendapatnya tentang wisatawan selfie-seekers.

Valentina Anastasia selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. [The Guardian/Jamie Fullerton]
Valentina Anastasia selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. [The Guardian/Jamie Fullerton]

Valentina Anastasia, gadis berusia 18 tahun asal Jawa Tengah, mengakui tidak kecewa terhadap keputusannya untuk pergi dari Jakarta, menghabiskan tiga jam perjalanan memakai mobil, guna berlibur ke lokasi bencana tsunami di Banten.

 "Saya ingin melihat kehancuran akibat tusnami, dan orang-orang yang terkena dampak," katanya.

Ketika ditanya Jamie berapa banyak foto narsis yang dia ambil di daerah itu, Anastasia tertawa terbahak-bahak.

"Banyak! Untuk media-media sosial, grup WhatsApp ... " tutur Anatasia sembari menggulirkan banyak foto selfie di ponselnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

KRI Teluk Cirebon Temukan 2 Mayat Korban Tsunami Selat Sunda di Laut

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:54 WIB

Ngibrit Pakai Motor, Nyawa Fandi Selamat Saat Dikejar Tsunami  6 Meter

Ngibrit Pakai Motor, Nyawa Fandi Selamat Saat Dikejar Tsunami 6 Meter

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:33 WIB

Beredar Video Aa Jimmy Gendong Si Bungsu Beberapa Jam Sebelum Tsunami

Beredar Video Aa Jimmy Gendong Si Bungsu Beberapa Jam Sebelum Tsunami

Entertainment | Rabu, 26 Desember 2018 | 15:27 WIB

Terkini

HP Dipakai 3,5 Tahun, Ini yang Ditawarkan Galaxy A27 5G agar Tak Cepat Usang

HP Dipakai 3,5 Tahun, Ini yang Ditawarkan Galaxy A27 5G agar Tak Cepat Usang

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:50 WIB

Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Persija vs Java United di Super League Malam Ini

Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Persija vs Java United di Super League Malam Ini

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 18:49 WIB

Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk

Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 18:48 WIB

Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 18:42 WIB

MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?

MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 18:37 WIB

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 18:30 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 18:28 WIB

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:25 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:21 WIB

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 18:20 WIB

×