Suara Dentuman Misterius Sudah Tak Terdengar, Ini Kata BPBD Cianjur

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 30 Desember 2018 | 21:38 WIB
Suara Dentuman Misterius Sudah Tak Terdengar, Ini Kata BPBD Cianjur
Salah satu taman di kawasan Cianjur, Jawa Barat. (Antara/Virna Puspa Setyorini

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, memastikan suara dentuman misterius di wilayah selatan sudah tidak terdengar. Hingga kini, belum diketahui asal sumber suara tersebut.

Sekretaris BPBD Cianjur Sugeng Supriyatno mengatakan, sumber dentuman misterius diperkirakan bukan karena fenomena alam yang belakangan terjadi di Indonesia.

"Diperkirakan dentuman merupakan fenomena alam yang tidak ada kaitannya dengan terjadinya sejumlah bencana alam termasuk dengan Gunung Anak Krakatau yang aktif," kata Sugeng, seperti dilansir dari Antara, Minggu (30/12/2018).

Menurut Sugeng, cukup sulit menemukan sumber suara dentuman yang sempat menghebohkan selama beberapa hari terakhir. BMKG Kota Bandung pun tidak mendeteksi gejala alam seperti gempa yang cukup banyak dicurigai menjadi sumber suara.

Meskipun belum dapat dipastikan sumber suara tersebut, pihaknya memastikan dentuman yang terjadi sejak 23 Desember, tidak berpotensi bencana dan tidak terkait dengan tsunami yang akan melanda sejumlah wilayah di selatan.

"Ini tidak ada kaitan dengan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dengan apa yang terjadi di Cianjur selatan. Meskipun potensi tsunami di Cianjur tetap ada karena ada sesar Lembang dan Cimandiri makanya selatan berpotensi," katanya.

Ia mengatakan, kondisi perairan di wilayah selatan masih aman dari potensi tersebut, namun warga harus tetap waspada dengan fenomena gelombang tinggi, banjir rob dan terjadinya angin barat pada Desember hingga Februari.

"Warga harus terus peka terhadap kondisi alam selama cuaca tidak bersahabat. Potensi bencana selalu ada dimanapun, kami selalu siap, siaga dan waspada," kata dia.

Seperti diberitakan hingga saat ini warga selatan meyakini hal tersebut sebagai fenomena alam karena faktor cuaca, sebagai penduduk asli yang sudah tinggal sejak turun temurun, fenomena tersebut dianggap sering terjadi ketika kondisi cuaca buruk.

baca juga

Warga menduga dentuman keras tersebut berasal dari petir yang terjadi selama musim hujan di tengah samudera. terutama petir di tengah laut yang membuat suara menjadi sangat menggelegar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Suara Dentuman di Langit, Ini Penjelasan BMKG

Misteri Suara Dentuman di Langit, Ini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:21 WIB

Masuk Bulan Desember, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Masuk Bulan Desember, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Tekno | Sabtu, 01 Desember 2018 | 14:31 WIB

Heboh Kemunculan Empat Matahari di Kepri, Ini Penjelasannya

Heboh Kemunculan Empat Matahari di Kepri, Ini Penjelasannya

Tekno | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 06:30 WIB

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026? Ini Penjelasan Menurut Aturan Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:30 WIB

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 07:27 WIB

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:20 WIB

×