Ceramah Akhir Tahun Prabowo : Darah Kita Sudah Mengalir Terlalu Banyak

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 31 Desember 2018 | 10:20 WIB
Ceramah Akhir Tahun Prabowo : Darah Kita Sudah Mengalir Terlalu Banyak
Ceramah Kebangsaan Akhir Tahun bersama Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi Tim Prabowo Subianto)

Suara.com - Prabowo Subianto mengajak seluruh pihak untuk introspeksi dengan kondisi negara. Jika tidak ada yang menyadari, negara ini akan terus terlena dengan kebijakan yang salah arah dan salah urus.

Prabowo menjelaskan bahwa apabila Indonesia diurus dengan arah dan cara yang salah, bangsa Indonesia harus menggantinya menuju ke arah yang lebih baik dan mengurusnya menjadi lebih baik.

"Jadi saya bicara kepada anak-anak muda kepada tokoh-tokoh marilah kita belajar marilah kita ganti arah kalau arah kita salah, jadi kita harus ganti arah, kita harus ganti budaya yang salah, budaya korupsi itu penyakit yang sangat berbahaya," kata Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara Ceramah Kebangsaan Akhir Tahun bersama Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/12/2018) malam.

"Jadi saya mencoba membangkitkan kesadaran kepada anak-anak muda kepada seluruh lapisan masyarakat marilah kita sadar akan tantangan yang kita hadapi," tambahnya.

Prabowo menyoroti terhadap ketimpangan yang masih ada di Indonesia. Ketimpangan sosial di Indonesia dilihat Prabowo sebagai masalah serta tantangan yang tengah dihadapi bangsa. Jauhnya perbandingan ekonomi antara si kaya dan si miskin pun dinilai Prabowo cukup tinggi di Indonesia.

Apabila ketimpangan itu tidak menjadi perhatian para elit maka akan menimbulkan kecemburuan sosial sehingga munculah amarah, kekerasan bahkan hingga perpecahan.

Hal tersebut yang dipahami Prabowo menjadi salah satu penyebab Indonesia akan punah apabila tidak ditangani serius oleh elit dan pemerintah.

"Ketimpangan sangat berbahaya, jadi kalau hanya satu persen atau segelintir orang yang hanya menikmati kekayaan negara maka ini akan mengakibatkan kecemburuan lalu mengakibatkan kemarahan dan kekerasan hingga ujungnya menimbulkan perpecahan. Jadi itu yang harus kita sadari dan harus kita antisipasi," ujarnya.

Prabowo mencontohkan hal tersebut dengan kondisi Perancis saat ini masih diramaikan dengan kerusuhan. 40 hingga 50 ribu orang turun ke jalan per minggunya akibat ketimpangan sosial dan ekonomi.

Padahal kata Prabowo, ketimpangan ekonomi dan sosial di Perancis jauh lebih sedikit dibandingkan Indonesia. Di Perancis 1% orang terkaya hanya menguasai 20% ekonomi, sedangkan di Amerika 1% orang terkaya menguasai 35% ekonomi, dan di Indonesia 1% orang terkaya menguasai 46% ekonomi.

"Jadi di Indonesia hampir setengahnya kekayaan bangsa dan negara dikuasai oleh segelintir orang saja yang jumlahnya hanya satu persen dari total jumlah penduduk di Indonesia. Ini kalau kita bicarakan secara ekonomi secara keseluruhan, tapi kalau kita bicara khusus tanah situasi nya lebih parah yakni 1% orang terkaya menguasai 80% tanah," ungkapnya.

Hal tersebut lah yang membuat Prabowo mengungkapkan bahwa perlunya mengganti arah dan kebijakan negara. Tak hanya itu, ke depannya harus ada pergantian sistem dikarenakan negara sudah terlalu banyak kehilangan kekayaan akibat kesalahan pengelolaan negara.

"Ibarat darah, darah kita sudah mengalir keluar terlalu banyak terlalu lama, maka kita harus mengambil langkah yang saya sebut adalah strategi dorongan besar yaitu kita harus swasembada energi, swasembada pangan untuk menutup celah dari tingginya ketimpangan sosial dan ekonomi tersebut dan kita punya peluang itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diaz Hendropriyono: #DengarYangMuda, Gaet Milenial untuk Pilpres 2019

Diaz Hendropriyono: #DengarYangMuda, Gaet Milenial untuk Pilpres 2019

wawancara | Senin, 31 Desember 2018 | 07:00 WIB

Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga Diundang Tes Baca Alquran

Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga Diundang Tes Baca Alquran

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:54 WIB

Lagi, Kubu Jokowi dan Prabowo Belum Sepakat Jadwal Debat Pilpres Kelima

Lagi, Kubu Jokowi dan Prabowo Belum Sepakat Jadwal Debat Pilpres Kelima

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 19:07 WIB

Terkini

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:56 WIB

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:45 WIB

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:02 WIB

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:57 WIB

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:51 WIB

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB