Kecewa Sumbangan Uang Nikah Sedikit, Sidik Culik dan Bunuh Anak Paman

Bangun Santoso

Selasa, 01 Januari 2019 | 09:48 WIB
Kecewa Sumbangan Uang Nikah Sedikit, Sidik Culik dan Bunuh Anak Paman
Ilustrasi garis polisi. [Suara.com]

Suara.com - Seorang pemuda 19 tahun bernama Sidik asal Kabupaten Siak, Provinsi Riau tega membunuh keponakannya yang baru berusia 5 tahun. Aksi tak terpuji itu dilatarbelakangi rasa sakit hati kepada orang tua korban yang tak lain adalah pamannya sendiri.

Alasan Sidik tega membunuh sepupunya sendiri itu tak masuk akal. Pria yang kini mendekam di balik jeruji besi Mapolres Siak mengaku nekat membunuh anak pamannya itu karena hanya dibantu biaya nikah sebesar Rp 5 juta. Sementara dia sendiri berharap lebih besar dari itu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, mengatakan pemuda bernama lengkap Muhammad Sidik ditangkap jajaran Polres Siak pada Sabtu (29/12/2018).

Sidik ditangkap di depan sebuah hotel di wilayah Perawang. Penangkapan itu berawal dari aksi kriminal Sidik yang awalnya menculik A, bocah berusia 5 tahun di rumahnya.

Sidik yang masih mempunyai hubungan darah dengan keluarga A nekat menculik bocah malang itu. Kedekatan keduanya tak membuat keluarga curiga. Bocah polos itu menurut saja diajak tersangka keluar rumah. Saat itu sang ayah korban, Roffi sedang tak berada di rumah.

Selanjutnya, dengan niat jahat yang telah direncanakan sebelumnya, Sidik langsung menghubungi orang tua korban, Roffi.

"Tersangka menghubungi orang tua korban dan meminta uang Rp 300 juta agar anak itu bisa lepas," kata Sunarto seperti dikutip dari Riauonline.co.id.

Orang tua korban yang pada saat hari kejadian, Jumat (28/12) atau sehari sebelum penangkapan sedang berada di Kota Pekanbaru, langsung melapor ke polisi setelah menerima telpon dan pesan singkat dari tersangka.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak, Korban berhasil ditemukan. Sayang, kondisinya tak lagi bernyawa.

Bocah lima tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Pakaian di tubuhnya dilucuti, bajunya dibuka dan terikat di leher dan tangan korban. Sementara celana panjanganya terikat di kaki korban.

Kepala hingga pinggang korban berada di dalam tanah. Sementara hanya kakinya yang terlihat menonjol dari dalam tanah.

Sunarto menjelaskan, tubuh korban ditemukan di sekitar pipa aliran minyak dan gas Chevron di wilayah Perawang. Tersangka saat ini telah berada di hotel prodeo Mapolres Siak.

Polisi masih terus menyelidiki motif kejahatan tersangka. Hasil penyelidikan sementara, tersangka mengaku sakit hati kepada orang tua korban, alias pamannya sendiri karena hanya dibantu uang lebih sedikit dibanding saudara lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Selalu Diserang Isu Penculikan dan HAM Setiap 5 Tahun

Prabowo Selalu Diserang Isu Penculikan dan HAM Setiap 5 Tahun

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 06:01 WIB

Dua Jam Usai Makan di Warung, Penambang Ditemukan Tinggal Kepala

Dua Jam Usai Makan di Warung, Penambang Ditemukan Tinggal Kepala

News | Senin, 31 Desember 2018 | 14:24 WIB

Tak Punya Uang untuk Bayar Kencan, Motif Hidayat Bunuh Sisca

Tak Punya Uang untuk Bayar Kencan, Motif Hidayat Bunuh Sisca

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 21:56 WIB

Baru Lucuti Baju Sudah Tagih Uang Rp 2 Juta, Hidayat Bunuh Sisca

Baru Lucuti Baju Sudah Tagih Uang Rp 2 Juta, Hidayat Bunuh Sisca

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:43 WIB

Sisca Ternyata Dibunuh karena Tagih Uang Kencan ke Hidayat saat di Ranjang

Sisca Ternyata Dibunuh karena Tagih Uang Kencan ke Hidayat saat di Ranjang

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 17:10 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB