Ada Bom Lontong dan Amunisi di Lokasi Penembakan Kelompok Ali Kalora

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 01 Januari 2019 | 12:11 WIB
Ada Bom Lontong dan Amunisi di Lokasi Penembakan Kelompok Ali Kalora
Ilustrasi penembakan. ( Shutterstock )

Suara.com - Kepolisian tengah memburu kelompok Ali Kalora yang merupakan mantan bawahan pentolan teroris Santoso. Dalam pengejaran itu, polisi menemukan sejumlah barang dari lokasi tewasnya seorang penambang emas yang diduga kelompok tersebut.

Barang-barang itu berupa bom lontong hingga beberapa selongsong kaliber 5,56 yang diduga kuat milik kelompok Ali Kalora.

"Kita temukan 3 bom lontong, 1 teropong siang, 2 amunisi aktif kaliber 5,56 mm, dan 7 slongsong amunisi kaliber 5,56 mm," ucap Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (1/1/2019).

Dedi mengatakan, pihaknya juga menemukan beberapa barang lainnya seperti alat makan, jerigen air dan pakaian. Kemudian sepeda motor yang digunakan Bripka Andrew dan Bripda Baso yang menjadi korban penembakan.

Barang-barang tersebut ditemukan setelah tiga pleton polisi diturunkan untuk menangkap kelompok teroris tersebut pada Senin (31/12/2018).

"Kita temukan di daerah gunung sekitar desa yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP)," ucap Dedi.

Sebelumnya, dua anggota dari tim gabungan polisi dan TNI yakni Bripka Andrew Maha Putra dari Resmob satgas 3 Tinombala dan Bripda Baso dari Sat Intelkam Res Parimo menjadi korban penembakan kelompok DPO Mujahid Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora Cs saat hendak melakukan evakuasi korban mutilasi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA saat tim gabungan melintasi daerah Panta Kapal Dusun Salubose, Senin (31/12/2018).

Menurut Dedi, kelompok kriminal bersenjata itu melepaskan sebanyak empat kali tembakan.

baca juga

"Dua tembakan mengenai Bripka Andrew Maha Putra, dan dua tembakan mengenai Bripda Baso," ujar Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Evakuasi Potongan Badan, 2 Polisi Ditembak di Sulawesi Tengah

Evakuasi Potongan Badan, 2 Polisi Ditembak di Sulawesi Tengah

News | Senin, 31 Desember 2018 | 14:42 WIB

Letkol Dono Tewas Ditembak, Keluarga Duga Pelaku Lebih dari Satu Orang

Letkol Dono Tewas Ditembak, Keluarga Duga Pelaku Lebih dari Satu Orang

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:51 WIB

Tewas Ditembak, Letkol Dono adalah Penyidik Kasus-kasus Prajurit

Tewas Ditembak, Letkol Dono adalah Penyidik Kasus-kasus Prajurit

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 21:15 WIB

Diawali Serempetan, Begini Kronologi Lengkap Penembakan Letkol Dono

Diawali Serempetan, Begini Kronologi Lengkap Penembakan Letkol Dono

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:21 WIB

Pelaku Penembak Anggota TNI di Jatinegara Dibawa ke POM AU

Pelaku Penembak Anggota TNI di Jatinegara Dibawa ke POM AU

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 08:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×