Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan

Reza Gunadha

Selasa, 01 Januari 2019 | 19:51 WIB
Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan
Puluhan orang yang mengatasnamakan Laskar Aswaja Indonesia Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, menolak kedatangan Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno, Selasa (1/1/2019). [Beritajatim]

Suara.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan Laskar Aswaja Indonesia Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, menolak kedatangan Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno, Selasa (1/1/2019).

Aksi penolakan tersebut dilakukan di depan Monumen Perjuangan Sampang Kota, dengan panggung berhias spanduk bertuliskan menolak kedatangan Sandiaga Uno.

Selain panggung dan spanduk penolakan kedatangan cawapres pendamping Prabowo Subianto ini, massa juga memainkan musik tradisional dan memberikan selebaran penolakan kepada pengguna jalan yang sedang melintas.

Abd Wahed, Koordinator Aksi Damai Laskar Aswaja Sampang, melalui rilis yang diterima Beritajatim.com mengatakan, aksi ini adalah demonstrasi damai dalam rangka menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Sampang.

Menurut dia, ada tiga alasan mengapa pihaknya menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Sampang. Pertama, Sandiaga sebaga cawapres telah melangkahi makam salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di Kompleks Pondok, Denanyar, Jombang beberapa waktu lalu.

Kedua, karena dia diduga memiliki dosa sosial ekologis yakni perampasan dan perusakan lingkungan melalui industri tambangnya kurang lebih 900 hektare lahan hijau di Tumpang Pitu Banyuwangi.

"Ketiga, Sandiaga Uno diduga merupakan Komisaris PT Duta Graha Indah (DGI) yang berganti nama PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE)" terangnya.

Hal ini, lanjut dia, mengindikasikan bahwa Sandiaga Uno sebagai calon pemimpin dinilai belum mampu membawa Indonesia bebas korupsi.

Selain itu, Wahed membeberkan, hal ini sangat bertolak belakang dengan gelar 'santri post-Islamisme' yang sebelumnya disematkan Presiden PKS Sohibul Iman kepada Sandiaga Uno.

baca juga

"Mestinya sebagai seorang santri, Sandiaga Uno tahu adab, etika, tata krama dan sopan santun seorang santri. Apalagi sebagai seorang calon pemimpin, selayaknya tahu kultur dan kearifan lokal budaya Indonesia.”

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan Judul ”Laskar Aswaja Tolak Kedatangan Sandiaga, Mengapa?”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diserbu Emak-emak Berhijab dan Berdandan Menor, Sandiaga Kewalahan

Diserbu Emak-emak Berhijab dan Berdandan Menor, Sandiaga Kewalahan

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 18:22 WIB

Sandiaga: Keuangan Negara Kini Defisit Rp 109 Triliun, Utang Rp 5 Ribu T

Sandiaga: Keuangan Negara Kini Defisit Rp 109 Triliun, Utang Rp 5 Ribu T

Bisnis | Selasa, 01 Januari 2019 | 18:09 WIB

Buat Vlog Bareng Sandiaga, Prabowo: 2019 Tahun Penentuan dan Kebangkitan

Buat Vlog Bareng Sandiaga, Prabowo: 2019 Tahun Penentuan dan Kebangkitan

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 15:15 WIB

Soal Kementerian Bencana, Kubu Jokowi: Tim Prabowo Tak Baca Undang-undang

Soal Kementerian Bencana, Kubu Jokowi: Tim Prabowo Tak Baca Undang-undang

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:30 WIB

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:27 WIB

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

News | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:20 WIB

Bendera Golkar dan NasDem Dikeluhkan Warga Jaksel, Satpol PP Beri Tenggat Penurunan

Bendera Golkar dan NasDem Dikeluhkan Warga Jaksel, Satpol PP Beri Tenggat Penurunan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 18:17 WIB

4 Face Mist Hypochlorous Acid Andalan Buat Cegah Kulit Gampang Jerawat

4 Face Mist Hypochlorous Acid Andalan Buat Cegah Kulit Gampang Jerawat

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:15 WIB

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

×