Prabowo - Sandiaga Lapor Dana Sumbangan Kampanye Rp 54 Miliar

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 02 Januari 2019 | 13:20 WIB
Prabowo - Sandiaga Lapor Dana Sumbangan Kampanye Rp 54 Miliar
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menyerahkan Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Rabu (2/1/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menyerahkan Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Rabu (2/1/2018). Laporan tersebut berisikan sejumlah dana sumbangan yang diterima Prabowo - Sandiaga yang berasal dari luar dana parpol ataupun Capres - Cawapres.

Bendahara Umum BPN Prabowo - Sandiaga, Thomas Djiwandono menjelaskan bahwa dana kampanye yang diterima BPN hingga 31 Desember 2018 yakni Rp 54 miliar. Dari jumlah itu, ada dana yang diberikan dari perseorangan yakni sekitar Rp 150 juta.

"Untuk perseorangan dari segi nominal nggak terlalu banyak, dari segi nominalnya itu sekitar kalau yang BPN yang diterima itu Rp 150 jutaan," kata Dhimas di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).

Sebenarnya masih ada dana sumbangan yang diterima BPN Prabowo - Sandiaga melalui situs penggalangan dana www.galangperjuangan.org yaitu mencapai Rp 3,5 miliar. Akan tetapi dana itu tidak dilaporkan ke KPU karena termasuk ke dalam Sumbangan Pihak Lain (SPL) kelompok.

Sedangkan pihaknya belum menerima dana sumbangan dari pihak yang bersifat Badan Usaha.

Thomas mengungkapkan kalau animo masyarakat yang ingin menyumbangkan dananya untuk kampanye Prabowo - Sandiaga sangatlah tinggi. Dana yang diterima pihaknya mulai dari Rp 8 ribu hingga yang paling tinggi mencapai Rp 16 juta.

Direktur Juru Debat BPN Prabowo - Sandiaga, Sudirman Said menjelaskan kalau hal tersebut terbukti saat Prabowo - Sandiaga turun ke lapangan. Bukan jumlah sumbangan yang menjadi fokus pihaknya, akan tetapi begitu besarnya partisipasi masyarakat yang mendukung pasangan Capres - Cawapres nomor urut 02 tersebut.

"Jadi kita memaknainya lebih dari sekedar jumlah yang kita terima tapi juga masyarakat patriotnya sangat kuat untuk menyongsong perubahan termasuk di daerah yang kita baru saja fokus baru di Jawa Tengah itu luar biasa. Dimana-mana di kabupaten, kecamatan orang menyerahkan rukonya, rumahnya untuk diserahkan menjadi posko untuk kemenangan kita," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Tak Beri Sanksi Peserta Pemilu yang Tak Lapor Sumbangan Dana Kampanye

KPU Tak Beri Sanksi Peserta Pemilu yang Tak Lapor Sumbangan Dana Kampanye

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 13:13 WIB

Peserta Pemilu Serahkan Laporan Dana Sumbangan Kampanye ke KPU

Peserta Pemilu Serahkan Laporan Dana Sumbangan Kampanye ke KPU

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 12:38 WIB

Setuju dengan SBY, Tim Jokowi Pasang Hastag #2019KalahLagi #SandiwaraUno

Setuju dengan SBY, Tim Jokowi Pasang Hastag #2019KalahLagi #SandiwaraUno

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 12:32 WIB

Terkini

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:01 WIB

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB