Data 7 Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda yang Belum Teridentifikasi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 02 Januari 2019 | 14:48 WIB
Data 7 Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda yang Belum Teridentifikasi
Pasar tradisional di Desa Sumberjaya setelah diterjang tsunami. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Kepolisian Daerah Banten merilis 7 korban meninggal dunia tsunami Selat Sunda. Ketujuh jenazah ini belum teridentifikasi dan masih tersimpan di RSUD Pandeglang.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi di Serang, Rabu mengatakan korban meninggal dunia (MD) berjumlah 255 orang. Kemudian sudah teridentifikasi berjumlah 248 orang dan sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

"Data korban meninggal dunia yang teridentifikasi namun belum diambil oleh pihak keluarganya, sampai hari ini di RSUD Berkah Pandeglang nihil," kata Edy Sumardi, Rabu (2/1/2019).

Jumlah korban yang belum teridentifikasi sejumlah 7 orang, terdiri dari pria dewasa 4 orang, wanita dewasa 2 orang, Kemudian wanita di bawah usia 10 tahun, berjumlah 1 orang.

"Sehingga total korban meninggal dunia yang masih belum teridentifikasi namun telah diketahui ciri-ciri khususnya berjumlah 7 orang dan saat ini masih berada di RSUD Pandeglang," kata Edy.

Berikut rincian jenazah yang belum teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang:

Nomor 1 . DVI / SMR / 0111
Memiliki sebagian ciri-ciri di antaranya, laki-laki perkiraan usia 20-30 tahun memiliki ciri khusus pada pipi kiri 5,5 sentimeter (Cm) dari GPD, 3 cm di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam 0,1 x 0,1 cm, di atas bibir sisi kanan, 2,5 cm dari GPD, 1 cm di atas sudut bibir terdapat tahi lalat 0,1x0,1 cm, pada pangkal lengan atas kanan sisi depan terdapat tahi lalat hitam 0,4x0,3 cm, pada dada sisi kanan terdapat tahi lalat warna hitam ukuran 0,1 x 0,1 cm, rambut lurus hitam panjang 1,5 cm, pada tepi bawah lulut kanan terdapat jaringan parut ukuran 2 cm x 1 cm, tinggi badan 157 cm, panjang telapak kaki 22 cm, celana dalam bahan kaos warna biru ukuran S terdapat tulisan Hicoop, memakai gelang manik manik bulat bahan kayu warna coklat dengan tali benang.

Nomor 2 DVI / CRT / 0108:
Perempuan perkiraan usia 4 5,5 tahun dengan memiliki ciri khusus yakni tali lalat berwarna hitam di dahi, pelipis kanan, di bawah kelopak mata kiri dan bokong kanan, memakai anting bentuk bulat tanpa mata warna kuning emas terpasang pada dua cuting telinga, pakaian gaun bahan kaos warna biru jenis long dres, celana dalam bahan kaos.

Nomor 3. DVI / SMR / 0092:
Perempuan Dewasa berusia antara 30 45 tahun panjang badan 150 cm. Ciri khusus : kuku jari kedua tangan tampak panjang dengan ujung kuku terpotong rata, rambut hitam beruban lurus panjang 11 cm, pada kedua lutut ada jaringan parut berwarna lebih terang di sekitarnya, tidak menonjol berukuran 3x1,5 cm dan 1x0,5 cm, pada bokong kiri ditemukan jaringan parut lebih terang dari sekitarnya membentuk garis vertikal seluas 5 x 5 cm.

Nomor 4. DVI / LABUAN / 0105:
Perempuan berusia sekitar 27-40 tahun panjang badan 155 cm. Ciri khusus rambut hitam panjang 17 cm, celana dalam bahan katun hitam polos, bekas tindikan di kedua cuping telinga.

Nomor 5. DVI / CRT 0096:
Laki-laki dewasa panjang badan 169 cm, tidak disunat rambut hitam pendek cepak 4 cm, rambut tubuh lebat memiliki tahi lalat di dada sisi kiri, 12 cm dari GPD, 10 cm di bawah puncak bahu kiri terdapat tahi lalat bulat coklat, tidak menonjol, tidak berambut ukuran 0,5x0,4 cm, tepat puncak bahu kiri, 19 cm dr GPD terdapat 2 tahi lalat, bulat, hitam, tidak menonjol ukuran 0,5 0,3 cm, berambut lebat pada tangan dan kaki.

Nomor 6. DVI/PLTU LB/0113
Laki-laki dewasa panjang badan 165 cm, pada pipi kanan terdapat tahi lalat berwarna hitam ukuran 1,5x1 mm 8 cm dr GDP sejajar sudut bibir kanan, terdapat tahi lalat pada pipi kiri warna coklat bentuk bulat diameter 1 mm, 9,5 cm GDP, 6,5 di bawah alis kiri.

Nomor 7. DVI / PTI cemara / 0117
Laki laki dewasa, umur 40-50 tahun, memakai singlet warna putih bahan kaos merk "VIP SPORTY" ukuran 36, pada batang kemaluan bagian bawah terdapat benjolan berbentuk oval berwarna putih transparan disertai butir warna warni merah biru ukuran 1,5 x 1 cm x 0,3 cm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berdiri Dekat Pantai, Apoy Wali Ungkap Kerusakan Akibat Tsunami Banten

Berdiri Dekat Pantai, Apoy Wali Ungkap Kerusakan Akibat Tsunami Banten

Entertainment | Rabu, 02 Januari 2019 | 14:44 WIB

Dampak Tsunami Selat Sunda di Lampung, Jokowi Minta Fokus Bangun Rumah

Dampak Tsunami Selat Sunda di Lampung, Jokowi Minta Fokus Bangun Rumah

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 14:39 WIB

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB