Cianjur Siaga Bencana Longsor dan Pergerakan Tanah Sampai Mei 2019

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 Januari 2019 | 16:17 WIB
Cianjur Siaga Bencana Longsor dan Pergerakan Tanah Sampai Mei 2019
Sejumlah warga mencari sisa harta benda yang masih bisa digunakan pasca bencana tanah longsor di kampung adat Sinarresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). [ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan]

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Cianjur, Jawa Barat menetapkan status siaga bencana hingga bulan Mei 2019. Siaga bencana Cianjur ini untuk wilayah rawan terutama pergerakan tanah di tiga kecamatan di selatan.

Sekretaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriatna menggatakan sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana. Terutama pergerakan tanah yang tersebar di wilayah utara dan selatan.

BPBD Cianjur telah mengimbau warga melalui aparat kecamatan dan desa untuk tetap waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda-tanda alam akan terjadinya bencana terutama di wilayah selatan sesuai dengan imbauan BMKG.

Sejak beberapa hari terakhir, kata dia, pihaknya telah mengirim tim untuk melakukan pemantauan dan pengawasan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi pergerakan tanah seperti di Kecamatan Pagelaran, Cidaun dan Naringgul.

"Sampai hari ini, belum ada laporan terkait pergerakan tanah di wilayah tersebut, namun kami telah mengirim dan menempatkan tim untuk melakukan pemantauan dan pengawasan sejak dua hari yang lalu," katanya.

Meskipun belum ada laporan, tambah dia, pihaknya tetap mengimbau warga untuk waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda atau terjadinya bencana alam agar dapat segera ditindaklanjuti dengan mengevakuasi warga.

"Tidak hanya wilayah selatan, kami juga mengimbau seluruh warga yang tinggal di daerah rawan bencana termasuk di wilayah utara, segera mengungsi ketika ada bencana, meskipun harapan kami Cianjur aman dari bencana," katanya.

Sedangkan terkait tidak terprediksinya bencana yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk di Cisolok-Sukabumi, pihaknya secara intens berkordinasi dengan BMKG agar dengan cepat mengimbau warga disejumlah wilayah untuk dievakuasi atau mengungsi. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Longsor Sukabumi: 15 Meninggal, 63 Orang Ditemukan Selamat

Update Longsor Sukabumi: 15 Meninggal, 63 Orang Ditemukan Selamat

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:52 WIB

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 13:36 WIB

Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 12:18 WIB

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:23 WIB

Tim SAR Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Tim SAR Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor Cisolok Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 07:53 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

×