Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 02 Januari 2019 | 12:18 WIB
Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi
Proses pencarian korban longsor di Cisolok, Sukabumi. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Tim SAR gabungan menerjunkan anjing pelacak dalam proses pencarian korban longsor di Kampung Garehong, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Selain alat berat, pencarian hari ke dua ini dibantu anjing pelacak, bantuan dari Polda Jawa Barat," kata Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakencana, Kolonel Inf Mohammad Hasan, Rabu (2/1/2019).

Menurut Hasan, ada 702 personel gabungan yang dilibatkan pada hari kedua pencarian dan penyelamatan korban longsor. Mereka akan fokus mencari korban hilang di kaki Gunung Surandil.

"Mereka menjadi korban setelah irigasi Cilimus yang berada di kaki gunung ambrol dan menerjang 30 rumah yang berada di bawah tebingan atau hanya berjarak 500 meter dari irigasi," ujar dia.

Pihaknya pun berharap cuaca di sekitar lokasi longsor tidak turun hujan. Sehingga tim SAR gabungan dapat segera menemukan para korban yang masih hilang.

"Saya berharap semoga cuaca mendukung sehingga proses pencarian bisa lebih dipercepat dan korban yang hilang dapat segera ditemukan," imbuh Hasan.

Siapkan 4 Posko Khusus

Sejumlah warga mencari sisa harta benda yang masih bisa digunakan pasca bencana tanah longsor di kampung adat Sinarresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). [ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan]
Sejumlah warga mencari sisa harta benda yang masih bisa digunakan pasca bencana tanah longsor di kampung adat Sinarresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). [ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan]

Sementara itu, Tim SAR gabungan juga telah mendirikan empat posko pascalongsor di Kampung Gaherong, Desa Sinaresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kami Kepolisian dibantu TNI mendirikan empat posko untuk para korban dan petugas," kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, saat meninjau lokasi longsor, Rabu (2/1/2019).

Agung menjelaskan, keempat posko tersebut yaitu posko pengaduan orang hilang, posko penitipan barang korban, posko kesehatan dan posko DVI Polri.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterimanya hingga kini terdapat 13 korban dinyatakan meninggal dunia dan 21 orang belum ditemukan.

"Saya sampaikan ada 32 kepala keluarga dengan 101 jiwa yang tinggal di lokasi longsor. 64 orang selamat, 3 orang luka-luka sudah dibawa ke RS Pelabuhan Ratu dan yang dinyatakan meninggal dunia ada 13 orang. Jadi yang belum ditemukan ada 21 orang," Agung menjelaskan.

Pihaknya berharap agar kondisi cuaca di sekitar lokasi longsor tidak turun hujan agar mempercepat tim SAR gabungan menemukan korban hilang.

"Seperti rekan-rekan tahu, cuaca di sini sebentar gerimis, sebentar terang. Itu ada korelasinya terhadap penggunaan alat berat. Dan medan di lokasi yang sulit menghambat pencarian korban," imbuh dia.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lumpur Capai Tiga Meter, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Longsor Sukabumi

Lumpur Capai Tiga Meter, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Longsor Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:54 WIB

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:23 WIB

Tim SAR Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Tim SAR Evakuasi 15 Jenazah Korban Longsor Cisolok Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 07:53 WIB

Longsor Sukabumi Tak Berdampak ke Penyaluran BBM dan LPG Pertamina

Longsor Sukabumi Tak Berdampak ke Penyaluran BBM dan LPG Pertamina

Bisnis | Rabu, 02 Januari 2019 | 07:18 WIB

20 Orang Dikabarkan Masih Tertimbun Longsor di Sukabumi

20 Orang Dikabarkan Masih Tertimbun Longsor di Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 07:07 WIB

Terkini

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB