Sandiaga Uno : Visi dan Misi Harus Disampaikan Langsung oleh Paslon

Vania Rossa, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 03 Januari 2019 | 05:30 WIB
Sandiaga Uno : Visi dan Misi Harus Disampaikan Langsung oleh Paslon
Cawapres Sandiaga Uno usai menghadiri acara pertemuan relawan JASMADI di Jakarta. (Suara.com/Ria)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, turut angkat suara soal siapa yang berhak menyampaikan visi misi capres - cawapres pada 9 Januari mendatang. Sandiaga tegaskan kalau penyampaian visi dan misi harus dilakukan oleh capres - cawapres itu sendiri.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan bahwa format penyampaian visi dan misi akan disampaikan oleh masing-masing tim sukses. Berbeda dengan format KPU, Sandiaga malah ingin apabila masing-masing pasangan calon (paslon)lah yang seharusnya menyampaikan langsung kepada masyarakat.

"Saya dan Pak Prabowo berniat menyampaikan itu oleh kami sendiri. Kita harus yang bacakan sendiri. Ini adalah bentuk keseriusan Prabowo-Sandiaga, kita terus bacakan sendiri dari pasangan calonnya visi dan misinya," kata Sandiaga di Gedung Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2018) malam.

Menurutnya, pemaparan visi dan misi menjadi salah satu indikator penting bagi capres - cawapres sebelum masyarakat secara matang akan memilih siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Karena mengingat momen tersebut penting, Sandiaga ingin dirinya mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan visi dan misinya langsung kepada masyarakat, bukan diwakilkan oleh tim kampanye.

"Jadi bagi kami adalah satu hal yang sangat-sangat penting dan krusial buat kita menyampaikan sendiri dari mulut kita sendiri. Jadi jangan sampai dibacakan bukan pasangan calon. Kita sampaikan sejelas-jelasnya," pungkasnya.

Untuk diketahui, masing-masing tim kampanye paslon sepakat apabila penyampaian visi dan misi yang akan digelar pada 9 Januari mendatang disampaikan langsung oleh masing-masing paslon.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan pentingnya paslon menyampaikan langsung lantaran dapat memelihara originalitas dari visi dan misi itu sendiri.

"Tentu saja bapak Presiden (Jokowi) dan Ma'ruf Amin-lah yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang menyampaikan gagasan visi misi tersebut," ujar Hasto di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).

Hal yang sama diungkapkan oleh kubu Prabowo. Badan Pemenangan Nasional (BPN) sedari awal KPU menjadwalkan momen penyampaian visi dan misi sebelum sesi debat digelar, sudah memberikan usul agar paslonlah yang harus menyampaikan visi dan misi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Ajukan Tiga Nama ke Gerindra, Suhaimi Jadi Kandidat Wagub DKI

PKS Ajukan Tiga Nama ke Gerindra, Suhaimi Jadi Kandidat Wagub DKI

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:35 WIB

Sandiaga Klaim Bangun Tol Cipali Tanpa Utang, Kubu Jokowi: Bohong!

Sandiaga Klaim Bangun Tol Cipali Tanpa Utang, Kubu Jokowi: Bohong!

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:22 WIB

Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan

Sandiaga Uno Ditolak di Sampang, Perusahaannya Dinilai Rusak Lingkungan

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 19:51 WIB

Terkini

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

Disebut Meninggal karena Kurang Minum, Migrant Watch Soroti Bekas Sayatan di Jenazah PMI NTT

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Protes BBM Naik hingga MBG: Skripsi Saja Ada Direvisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:36 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Promo Spesial Puma Speedcat Ballet dengan Bonus Gift Card

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB