Warga Sekitar Kali Item Tak Pernah Dilarang Buang Air Detergen ke Kali Item

Pebriansyah Ariefana | Walda Marison | Suara.com

Kamis, 03 Januari 2019 | 16:50 WIB
Warga Sekitar Kali Item Tak Pernah Dilarang Buang Air Detergen ke Kali Item
Warga menyaksikan munculnya busa di Kali Item, Selasa (1/1/2019). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Warga Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priuk, Jakarta Utara tidak pernah dilarang membuang air bekas detergen ke Kali Item. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kali Item menjadi berbusa karena warga sekitar Kali Item membuang air detergen.

Warga yang menyatakan itu salah satunya Lilik (35). Dia mengklaim tidak ada pemberitahuan terkait anjuran Pemerintah Provinsi mengurangi pemakaian detergen bagi warga.

Kebijakan itu ditenggarai untuk mengurangin kandungan detergen pada limbah yang dibuang ke kali Item atau kali Sentiong.

Selama 30 tahun tinggal di kawasan itu, Lilik mengaku tidak pernah ada masalah terkait penggunaan detergen di rumahnya. Hal itu dikatakan Lilik saat ditemui di rumahnya, Kamis (3/1/2018).

"Nggak pernah ada penyuluhan itu. Selama saya tinggal juga kayanya nggak pernah," ujarnya.

Menurut Lilik, kebijakan tersebut akan menghambat dirinya saat bekerja. Sebagai ibu rumah tangga, banyak pekerjaan yang berhubungan erat dengan bahan detergen yang kerap dilakukan.

Menurutnya, rencana pengurangan pemakaian bahan detergen yang dicanangkan Pemprov DKI belum tentu bisa mengurangi limbah di kali Item. Dirinya merujuk kepada warga setempat yang masih sering membuang sampak plastik langsung ke Kali Item.

"Saya juga kadang kesel lihat orang seenaknya aja buang sampah ke kali. Apalagi kalau malam minggu suka banyak anak muda nongkrong. Nah sampah pelasti sama putung rokok suka dibuang ke dalam kali," tururnya.

Lebih lanjut, pemerintah harus bisa memberi alternatif lain untuk pembuangan limbah rumahan jika tidak ingin dibuang ke Kali Item. Namun sayangnya samapai saat ini dirinya menilai belum ada solusi yang ditawarkan pemerintah.

"Harusnya kasih solusi ke kita buangnya harus ke mana. Pemerintah harus bikin jalurnya ke mana. Jangan malah salahkan warga sendiri," bebernya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, penyebab Kali Item berbusa lantaran banyaknya limbah rumah tangga berasal dari detergen yang dibuang ke kali itu. Solusi agar Kali Item tidak lagi tercemar limbah detergen dengan mengendalikan penggunaan detergen keras yang kerap digunakan oleh warga Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Kali Item Berbusa, Anies Ditantang Tak Cuci Baju Pakai Detergen

Buntut Kali Item Berbusa, Anies Ditantang Tak Cuci Baju Pakai Detergen

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 16:38 WIB

Steam Mobil Motor Protes Jika Anies Melarang Buang Air Sabun ke Kali Item

Steam Mobil Motor Protes Jika Anies Melarang Buang Air Sabun ke Kali Item

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 16:25 WIB

Cegah Kali Item Berbusa, Pemprov DKI akan Bangun 10 IPAL Komunal

Cegah Kali Item Berbusa, Pemprov DKI akan Bangun 10 IPAL Komunal

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:54 WIB

Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit

Anies akan Kurangi Pemakaian Detergen, Pengusaha Cuci Mobil Menjerit

Bisnis | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:47 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB