Bukan SARA! Ini Fakta di Balik Kasus Perusakan Nisan Salib di Magelang

Reza Gunadha

Kamis, 03 Januari 2019 | 19:57 WIB
Bukan SARA! Ini Fakta di Balik Kasus Perusakan Nisan Salib di Magelang
Ilustrasi perusakan makam. [dok. Solopos.com]

Suara.com - Polres Kota Magelang menyatakan, aksi perusakan nisan di sejumlah makam di Kota Magelang, Jawa Timur,  itu bukan didasari motif sentimen agama atau isu SARA.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kota Magelang Ajun Komisaris Besar Kristanto Yoga Darmawan, saat dihubungi Semarangpos—jaringan Suara.com, Kamis (3/1/2019).

Kris menyebut pemikiran itu didasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lokasi perusakan. Perusakan tidak hanya menyasar nisan milik umat Nasrani, tapi juga muslim.

"Total ada tiga lokasi permakaman yang menjadi sasaran perusakan. Nisan yang dirusak juga bukan hanya milik umat Kristiani tapi muslim. Oleh sebab itu, kami menyatakan ini (motif) bukan didasari sentimen agama," ujar kris.

Ia menyebutkan, tiga permakamanan yang menjadi sasaran perusakan itu, yakni TPU Dharmo Giriloyo, TPU Kiringan, dan TPU Malangan.

Di TPU Giriloyo, polisi menemukan ada 12 makam yang nisannya dirusak. Dari total itu, 11 di antaranya milik umat Kristen dan satu muslim. 

Sedangkan di TPU Kiringan ada delapan makam yang dirusak, di mana 6 milik umat Kristen dan dua milik umat Muslim. Sedangkan di TPU Malangan baru satu makam yang ditemukan dirusak.

"Kami mengimbau warga untuk tidak termakan isu-isu yang bisa memicu perpecahan. Kami, dari pihak kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Doakan, semoga secepatnya bisa kami tangkap," imbuh Kris.

Kris menambahkan, terungkapnya kasus perusakan nisan di tiga lokasi permakaman itu setelah pihaknya mendapat laporan warga, Selasa (2/1/2019).

baca juga

Laporan kali pertama diterima dari perusakan nisan di TPU Giriloyo. Beberapa nisan milik umat Kristen di TPU seluas 16,8 hektare itu dirusak, tanda salibnya dicabut atau dihancurkan.

Makam yang dirusak itu tersebar di beberapa blok. Di Blok A2 ada sekitar 5 makam yang dirusak, sedangkan di blok Blok C ada 7 makam yang jadi sasaran perusakan.

"Silakan menyimpulkan itu sebagai tindakan vandalisme atau apa. Yang pasti kami memastikan itu sebagai tindak kriminal murni dan bukan atas dasar sentimen agama. Kami jerat pelaku dengan pasal 406 KUHP tentang Perusakan," tegas Kris.

Berita ini kali pertama diterbitkan Semarangpos.com dengan judul “Polisi Bantah Perusakan Makam di Magelang Bermotif SARA, Ini Alasannya...”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belasan Nisan Salib di TPU Tempat Ratu Horor Suzzanna Dimakamkan Dirusak

Belasan Nisan Salib di TPU Tempat Ratu Horor Suzzanna Dimakamkan Dirusak

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 14:02 WIB

Belasan Nisan Salib di Magelang Dirusak Pelaku Misterius

Belasan Nisan Salib di Magelang Dirusak Pelaku Misterius

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 12:22 WIB

6 Foto Liburan Polly Sebelum Nikahi Pria Magelang, Awas Terpesona

6 Foto Liburan Polly Sebelum Nikahi Pria Magelang, Awas Terpesona

Lifestyle | Jum'at, 21 Desember 2018 | 18:35 WIB

Miris, Perempuan Boyolali Dibunuh, Disetubuhi Lalu Dibuang di Kebun

Miris, Perempuan Boyolali Dibunuh, Disetubuhi Lalu Dibuang di Kebun

News | Senin, 03 Desember 2018 | 08:30 WIB

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Nafa Urbach : Aku yang Kena Apes

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Nafa Urbach : Aku yang Kena Apes

Entertainment | Kamis, 15 November 2018 | 16:22 WIB

Terkini

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

Pengambilan Race Pack Dibuka! 8 Ribu Pelari Siap Ramaikan PLN Electric Run 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:54 WIB

×