Demokrat: Polisi Datang Dua Mobil, Artiya Mau Jemput Paksa Andi Arief

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 04 Januari 2019 | 19:35 WIB
Demokrat: Polisi Datang Dua Mobil, Artiya Mau Jemput Paksa Andi Arief
Cuitan Andi Arief soal rumahnya digeruduk polisi. (Twitter)

Suara.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menganggap upaya polisi menyantroni rumah Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dianggap berlebihan. Sebab, menurutnya Andi Arief belum menyandang status tersangka setelah dilaporkan terkait kasus penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Meski Mabes Polri telah menyangkal ada penggerebekan, Ferdinand menyebut adanya keberadaan dua mobil polisi itu sudah menandakan ada upaya penjemputan paksa kepada Andi Arief.

"Menurut kami karena tujuannya mencari Andi Arief apalagi ingin menjemput paksa kami kategorikan itu kalau datang dua mobil itu artinya memang mau menjemput paksa, itu berlebihan," kata Ferdinand kepada Suara.com, Jumat (4/1/2018).

Menurutnya, sejauh ini polisi juga belum menentukan status terhadap Andi Arief terkait kasus hoaks yang beredar di media sosial.

"Sampai sekarang pun Kepolisian tidak pernah menjelaskan starus Andi Arief sebagai apa. Apakah saksi atau terlapor atau tersangka," tambahnya.

Terkait hal itu, Ferdinand pun mempertanyakan tindakan kepolisian yang bergerak cepat untuk mencari keberadaan Andi Arief. Dia pun menyayangkan dengan tindakan itu. Seharusnya, polisi memberikan surat panggilan kepada Andi untuk bisa mendapatkan keterangan dalam kasus tersebut.

"Ini kan perkaranya perkara media sosial ya panggilan saja dong Andi Ariefnya kirimkan surat panggilan kalau polisi tidak tahu rumah Andi Arief di Jakarta kirimkan ke DPP Partai Demokrat," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetya menyangkal jika polisi melakukan penggeledahan di rumah Andi Arief.

Menurutnya, kedatangan polisi itu untuk memastikan keberadaan rumah Andi apakah benar ada di Lampung atau tidak. Namun, kata Dedi, setelah disantroni , rumah tersebut ternyata sudah dijual Andi Arief kepada orang lain.

baca juga

"Bukan penggerebekan, setelah ramai viral, dicek sama petugas di sana bener enggak rumahnya pak Andi Arief? Bukan ternyata, rumahnya sudah dijual tahun 2014. Mengecek untuk memastikan, karena rame di media sosial," ujarnya.

Dia juga memastikan tidak ada upaya penggerebekan di bekas rumah Andi Arief seperti yang santer diberitakan.

"Karena enggak masuk akal juga rumah tahun 2014 kok digerebek, ngapain digerebek?," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Buang Piala Kebohongan Ter-Halu dari PSI ke Tong Sampah

Demokrat Buang Piala Kebohongan Ter-Halu dari PSI ke Tong Sampah

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:47 WIB

Kebohongan Award Andi Arief, Demokrat Akan Polisikan Ketum dan Sekjen PSI

Kebohongan Award Andi Arief, Demokrat Akan Polisikan Ketum dan Sekjen PSI

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:44 WIB

Hoaks Surat Suara, Andi Arief Dapat Penghargaan Paling Halusinasi dari PSI

Hoaks Surat Suara, Andi Arief Dapat Penghargaan Paling Halusinasi dari PSI

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:18 WIB

Andi Arief Berkicau Rumahnya Digeruduk, Mabes Polri: Ngapain Digerebek?

Andi Arief Berkicau Rumahnya Digeruduk, Mabes Polri: Ngapain Digerebek?

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:06 WIB

Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terancam 10 Tahun Bui

Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×