'Kebohongan Award' dari PSI untuk Prabowo cs, MKGR: Jangan Ditiru

Bangun Santoso

Sabtu, 05 Januari 2019 | 10:59 WIB
'Kebohongan Award' dari PSI untuk Prabowo cs, MKGR: Jangan Ditiru
Ketua Umum Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Ketua Umum Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono tak sepakat atas pemberian 'penghargaan' dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada sejumlah tokoh.

Diketahui, penghargaan bertajuk "Kebohongan Award' diberikan untuk Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

"Saya tidak setuju kan bukan budaya kita, kalau saling mengingatkan boleh," kata Roem ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2019).

Untuk itu, Roem meminta agar para politisi memperlihatkan politik yang mencerdaskan masyarakat. Bukan memperlihatkan politik yang saling menjatuhkan.

"Jangan seolah-olah bangsa ini seperti permainan gitu ya, seperti permainan ping pong pukul sana pukul sini ya," jelasnya.

Selain itu, Roem meminta agar cara-cara penghargaan seperti tak perlu ditiru kembali. Hal tersebut agar generasi muda bisa menunjukkan cara berpolitik yang baik ke masyarakat.

"Jangan jadi negara yang individual dan harus sesuai dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tandas Roem.

Diberitakan sebelumnya, Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan penghargaan Kebohongan Award Awal Tahun 2019. Penghargaan itu dikirimkan ke Prabowo-Sandiaga menggunakan jasa ojek online.

Kebohongan Award ini diberikan partai pendukung Jokowi-Maruf Amin, PSI. Kebohongan Award ini sindiran karena tim Prabowo Sandiaga dinilai sering melontarkan kabar bohong atau hoaks.

baca juga

Kebohongan Award itu juga diberikan kepada Politisi Demokrat Andi Arief karena dinilai menyebarkan isu surat suara dicoblos. PSI memberikan tiga penghargaan yang sudah mereka namakan sendiri, tiga penghargaan itu antara lain penghargaan Kebohongan Terlebay kepada Prabowo Subianto, penghargaan Kebohongan Terhakiki kepada Sandiaga Uno, serta Penghargaan Kebohongan Terhalu kepada Andi Arief.

Ketiga piala dan piagam penghargaan itu dikirim oleh PSI menggunakan jasa antar ojek online. Dua penghargaan dikirim ke kantor BPN Prabowo-Sandi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru dan satu lagi ke kantor DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jumat (4/1/2019) siang dari kantor DPP PSI di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Kebohongan Award, Tim Prabowo ke PSI: Malas Tanggapi Alay-alay Politik

Soal Kebohongan Award, Tim Prabowo ke PSI: Malas Tanggapi Alay-alay Politik

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 01:28 WIB

Bukan Prabowo, Fadli Zon Nilai Jokowi yang Pantas Dapat Kebohongan Award

Bukan Prabowo, Fadli Zon Nilai Jokowi yang Pantas Dapat Kebohongan Award

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 01:12 WIB

Klaim Tak Bakal Kabur, Demokrat: Kami Siap Antar Andi Arief ke Polisi

Klaim Tak Bakal Kabur, Demokrat: Kami Siap Antar Andi Arief ke Polisi

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 23:06 WIB

Dua Putra Andi Arief Bikin Puisi Mau Demo seperti 212 ke Istana Presiden

Dua Putra Andi Arief Bikin Puisi Mau Demo seperti 212 ke Istana Presiden

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 20:43 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×