Klaim Tak Bakal Kabur, Demokrat: Kami Siap Antar Andi Arief ke Polisi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 04 Januari 2019 | 23:06 WIB
Klaim Tak Bakal Kabur, Demokrat: Kami Siap Antar Andi Arief ke Polisi
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - DPP Partai Demokrat mengaku siap mengantarkan Andi Arief untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus penyebaran hoaks surat suara bila polisi sudah mengirimkan surat panggilan. Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga memastikan akan memberikan pendampingan hukum terhadap Andi.

"Kami pasti akan mengantarkan Andi Arief ke kepolisian untuk dimintai keterangan dan kami akan dampingi dia, itu pasti," kata Ferdinand kepada Suara.com, Jumat (4/1/2018).

Ferdinand juga menyayangkan adanya tindakan polisi yang mencari-cari keberadaan Andi Arief setelah kabar rumah Wasekjen Partai Demokrat itu disantroni polisi. Dia menganggap tindakan polisi itu sudah berlebihan. Dia pun memastikan jika Andi Arief tak akan melarikan diri selama polisi hendak meminta keterangan terkait kasus hoaks yang beredar di media sosial.

"Andi Arief tidak akan lari kemana-mana, tidak akan kabur ke mana-mana," kata Ferdinand.

Terkait cuitan Andi yang menyebut rumahnya di Lampung digeruduk polisi, Ferdinand menyebut seharusnya polisi tak sampai melakukan tindakan tersebut, mengingat status hukum Andi yang belum. Bila mau menggali keterangan, kata dia, polisi tinggal melayangkan surat panggilan kepada Andi Arief. Bahkan, kata Ferdinand, polisi juga bisa mengirimkan surat panggilan itu ke alamat DPP Partai Demokrat jika tak tahu alamat tinggal Andi Arief di Jakarta.

"Ini kan perkaranya perkara media sosial ya panggil saja dong Andi Ariefnya kirimkan surat panggilan kalau polisi tidak tahu rumah Andi Arief di Jakarta kirimkan ke DPP Partai Demokrat," ujarnya.

"Dipanggil secara layak secara wajar sebagaimana diatur oleh KUHAP itu yang seharusnya dilakukan oleh polisi," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetya menyangkal jika polisi melakukan penggeledahan di rumah Andi Arief.

Menurutnya, kedatangan polisi itu untuk memastikan keberadaan rumah Andi apakah benar ada di Lampung atau tidak. Namun, kata Dedi, setelah disantroni , rumah tersebut ternyata sudah dijual Andi Arief kepada orang lain.

"Bukan penggerebekan, setelah ramai viral, dicek sama petugas di sana bener enggak rumahnya pak Andi Arief? Bukan ternyata, rumahnya sudah dijual tahun 2014. Mengecek untuk memastikan, karena rame di media sosial," ujarnya.

Dia juga memastikan tidak ada upaya penggerebekan di bekas rumah Andi Arief seperti yang santer diberitakan.

"Karena enggak masuk akal juga rumah tahun 2014 kok digerebek, ngapain digerebek?," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumah Jaksa Disantroni Maling, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Rumah Jaksa Disantroni Maling, Kerugian Capai Rp 250 Juta

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 22:20 WIB

Modus Penyalur Tenaga Kerja, Lima ABG Bekasi Dijual Germo Bali

Modus Penyalur Tenaga Kerja, Lima ABG Bekasi Dijual Germo Bali

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 20:51 WIB

Dua Putra Andi Arief Bikin Puisi Mau Demo seperti 212 ke Istana Presiden

Dua Putra Andi Arief Bikin Puisi Mau Demo seperti 212 ke Istana Presiden

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 20:43 WIB

Demokrat: Polisi Datang Dua Mobil, Artiya Mau Jemput Paksa Andi Arief

Demokrat: Polisi Datang Dua Mobil, Artiya Mau Jemput Paksa Andi Arief

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 19:35 WIB

Beraksi Begal 9 Kali, Gengster Jakarta Tak Berkutik Dibekuk di Markas

Beraksi Begal 9 Kali, Gengster Jakarta Tak Berkutik Dibekuk di Markas

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 18:32 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB