Dipolisikan ACTA, PSI Dinilai Melecehkan dan Hina Prabowo - Sandiaga

Pebriansyah Ariefana

Senin, 07 Januari 2019 | 06:05 WIB
Dipolisikan ACTA, PSI Dinilai Melecehkan dan Hina Prabowo - Sandiaga
Partai Solidaritas Indonesia atau PSI memberikan penghargaan Kebohongan Hakiki kepada Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI dinilai menghina Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sadiaga Uno, serta ke Politisi Demokrat Andi Arif. PSI memberikan Kebohongan Award karena isu hoaks yang menghinggapi kubu Prabowo - Sandiaga.

PSI merupakan partai pendukung Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Pihak yang melaporkan PSI adalah Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Mereka melaporkan 4 petinggi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI ke Bareskrim Mabes Polri, Minggu (6/1/2019) malam.

Laporan itu terkait dagelan Kebohongan Award yang ditujukan kepada Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sadiaga Uno, serta ke Politisi Demokrat Andi Arif. Keempat kader PSI yang dilaporkan adalah Ketua Umum PSI Grace Natalie, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Tsamara Amany, dan Dara Nasution.

"Kami merasa Kebohongan Award itu merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap Prabowo, Sandiaga, dan Andi," kata Wakil Ketua ACTA Hendarsam Marantoko, Minggu malam.

Pernyataan keempat kader PSI dinilai termasuk ujaran kebencian yang menimbulkan keonaran di tengah masyarakat dan tidak sesuai dengan adab politik Indonesia. Menurut dia, banyak cara untuk menyampaikan pendapat sehingga tidak perlu seperti langkah PSI dengan membuat Kebohongan Award.

"Apa yang dilakukan PSI itu tidak sesuai dengan kultur politik Indonesia karena banyak cara untuk bisa menyampaikan pendapat sehingga tidak seperti itu caranya," ujarnya.

Hendarsam menilai kasus tersebut sangat serius karena menimbulkan keonaran di tengah masyarakat sehingga Polri harus memproses laporan tersebut. Laporan tersebut sebagai bentuk pembelajaran agar para politikus bisa bertindak sesuai dengan adab politik Indonesia.

Sebelumnya, PSI memberikan Kebohongan Award kepada Prabowo Subianto, Sandiaga S. Uno, dan Andi Arief karena ketiganya dinilai sering melakukan kebohongan publik.

Juru bicara PSI Dara Adinda Nasution mengatakan bahwa penghargaan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab partainya kepada publik dan juga memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin.

baca juga

Dengan pertimbangan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, menurut dia, tidak ada pelangggaran hukum yang lakukan PSI dengan pemberian penghargaan tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Kebohongan Award Prabowo cs, Petinggi PSI Dipolisikan

Buntut Kebohongan Award Prabowo cs, Petinggi PSI Dipolisikan

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 20:51 WIB

Sandiaga Klaim Tak Kampanye di Ponpes Al Mubarok, Tapi Ada Timsesnya

Sandiaga Klaim Tak Kampanye di Ponpes Al Mubarok, Tapi Ada Timsesnya

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 16:41 WIB

Usai Salat Maghrib, Jokowi Didoakan Nenek-nenek Lanjut Dua Periode

Usai Salat Maghrib, Jokowi Didoakan Nenek-nenek Lanjut Dua Periode

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 06:47 WIB

Terkini

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

×