Rumah Pimpinan Diteror Bom, ICW: Ini Bukti KPK Bekerja

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 09 Januari 2019 | 15:45 WIB
Rumah Pimpinan Diteror Bom, ICW: Ini Bukti KPK Bekerja
Suasana Kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta, Rabu (9/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menganggap serangan teror bom di kediaman pimpinan KPK akan terus terjadi dan sudah menjadi resiko pekerjaan. Rumah Ketua KPK Agus Raharjo di Bekasi dan Wakilnya Laode M. Syarif di Kali Bata, Jakarta Selatan, diteror bom oleh orang tidak dikenal pada Rabu (9/1/2019).

Koordinator Divisi Korupsi ICW, Donal Fariz mengatakan teror yang menimpa dua petinggi KPK ini sebagai bukti lembaga anti-rasuah tersebut sedang bekerja memberantas korupsi.

"Teror ini bukti KPK bekerja, kalau tidak bekerja mereka tidak akan diteror," kata Donal Faris di Kantor ICW, Rabu (9/1/2019).

Donal menjelaskan teror akan terus mengancam pihak KPK jika kasus-kasus teror yang terjadi sebelumnya tidak pernah terungkap siapa pelakunya.

"Teror seperti ini akan terus terjadi kalau teror sebelumnya tidak terungkap. 2008 ada teror di gedung KPK yang membuat pegawai KPK menyelamatkan diri, 2009 juga ada teror, teror air keras terhadap Novel Baswedan," kata dia.

"Jadi ini bukan kejadian pertama, jadi teror ini akan terus terjadi terhadap KPK," Donal menambahkan.

Donal khawatir pelaku teror terhadap KPK yang tidak pernah terungkap motifnya ini akan mengakibatkan opini publik yang liar dan tak terkendali.

"Sekarang kan spekulatif, apa karena politik, keamanan dalam negeri atau karena kasus yang sedang diselidiki KPK, ini butuh proses hukum yang cepat," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 05.30 WIB, sebuah botol berisi spiritus dan sumbu api tergeletak depan rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan No.42C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

baca juga

Sementara itu, bom pipa ditemukan di kediaman Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi pada Rabu pukul 06.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Bentuk Bom yang Digantung di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

Begini Bentuk Bom yang Digantung di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:23 WIB

Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Saya Pikir Penjarakan Saya, Teror Selesai

Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Saya Pikir Penjarakan Saya, Teror Selesai

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:07 WIB

Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Berantas Korupsi Jalan Terus

Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Berantas Korupsi Jalan Terus

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:52 WIB

Teror Bom Molotov di Rumah Pimpinan KPK, Wiranto: Jangan Ribut

Teror Bom Molotov di Rumah Pimpinan KPK, Wiranto: Jangan Ribut

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:40 WIB

Kediaman Pimpinan KPK Dua Kali Dilempar Bom Molotov, Pertama Tak Meledak

Kediaman Pimpinan KPK Dua Kali Dilempar Bom Molotov, Pertama Tak Meledak

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:24 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×