Sandiaga Yakin Teror Bom Pimpinan KPK Upaya Menekan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 09 Januari 2019 | 15:51 WIB
Sandiaga Yakin Teror Bom Pimpinan KPK Upaya Menekan Pemberantasan Korupsi
Suasana Kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta, Rabu (9/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyebut teror bom di rumah 2 pimpinan KPK sebagai tekanan usaha pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Sandiaga turut prihatin.

Sandiaga mengatakan aksi teror bom tersebut menjadi salah satu upaya teror kepada pemberantasan korupsi. Kata Sandiaga, aksi tersebut bisa dinilai sebagai reaksi dari keinginan pemerintah yang ingin membersihkan negara dari praktik-praktik korupsi.

Padahal, masyarakat sendiri menurut Sandiaga sudah muak dengan praktik korupsi yang terus bergulir di Indonesia.

"Ini upaya-upaya yang menghadirkan rasa teror banyak yang menilai ini adalah upaya menekan agar upaya-upaya kita untuk memberantas korupsi, upaya-upaya agar kita menghadirkan pemerintahan yang bersih ini terus mendapatkan perlawanan," kata Sandiaga di Kantor Pusat Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo - Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2018).

Dengan adanya kejadian tersebut, Sandiaga menyampaikan rasa prihatinnya atas aksi teror bom yang menimpa sejumlah pimpinan KPK. Di samping itu, dirinya memastikan meskipun adanya aksi teror tersebut, upaya pemberantasan korupsi harus tetap berjalan.

"Kita sampaikan bahwa Prabowo - Sandiaga bersimpati dan turut prihatin dengan upaya-upaya menebar rasa takut dan juga rasa teror. Tapi kalau untuk urusan korupsi itu kita harus totalitas. Jangan sampai kita mundur selengkal pun tidak," pungkasnya.

Untuk diketahui, dua kediaman petinggi KPK, yakni Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat dan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan dilempar bom molotov pada Rabu (9/1/2019) dini hari.

Pihak kepolisian yang langsung bergerak memeriksa saksi dan rekaman kamera pengintai CCTV di kedua rumah itu.

Sebuah botol berisi spiritus dan sumbu api tergeletak depan rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan No.42C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan pada pukul 05.30 WIB. Sedangkan di kediaman Agus Rahardjo, Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi ditemukan bom pipa pada Rabu pukul 06.30 WIB.

Baca Juga: Rumah Agus Rahardjo Kena Teror Bom Saat Sedang Direnovasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI