Polisi Masih Ragu Jenis Bom di Rumah 2 Pimpinan KPK

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 Januari 2019 | 15:42 WIB
Polisi Masih Ragu Jenis Bom di Rumah 2 Pimpinan KPK
Kondisi rumah Ketua KPK, Agus Rahardjo di Jatiasih, Bekasi (Suara.com/ Adit Rianto)

Suara.com - Kepolisian masih menyelidiki insiden penemuan barang yang diduga bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief dan bom pipa di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo. Hanya saja polisi masih ragu soal jenis kedua bom itu.

Dari data yang dihimpun Suara.com, diketahui jika benda yang diletakan oleh orang tak dikenal di depan kediaman Laode M. Syarief merupakan sebuah botol menyerupai bom molotov.

Sementara, di kediaman Agus Rahardjo diketahui ada tas hitam yang tergantung di depan pagar itu berisi beberapa barang. Salah satunya yakni peralon atau pipa yang berisi serbuk putih dan beberapa paku, serta tiga kabel berwarna kuning, merah dan biru.

"Belum berani simpulkan molotov atau jenis bom lain. Nanti tim buat kesimpulan," ucap Karopenmas DivHumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (9/1/2019).

Terkait hal tersebut, Dedi mengatakan jika pihaknya sedang mengumpulkan beberapa barang bukti. Salah satunya yang telah diamankan, yaitu pecahan botol.

"Ada berupa pechan botol sedang dianalisa, bekas asap api sedang diperiksa labfor," jelas Dedi.

Dari informasi yang beredar, sekitar pukul 05.30 WIB ditemukan botol berisikan spirtus dan sumbu api. Setelah dilihat di kamera CCTV, sekitar pukul 01.00 WIB, ada orang dicurigai melakukan aktivitas di depan kediaman Laode.

Pihak kepolisian telah memeriksa saksi bernama Suwarni yang berjualan di depan rumah Laode. Dalam laporan polisi tersebut disebutkan, sekitar pukul 01.00 WIB saksi mendengar suara pecahan barang suara agak keras. Namun saksi tidak keluar rumah.

Sementara, benda diduga bom ditemukan oleh penjaga rumah Agus Raharjo pada Rabu pagi, pukul 05.30 WIB. Benda itu sempat dimasukkan ke dalam garasi rumah oleh penjaga keamanan.

baca juga

Namun, saksi curiga pada benda yang tidak ada nama pengirim dan tujuan. Akhirnya saksi membongkar dan menemukan benda mencurigakan hingga melapor aparat kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumah Agus Rahardjo Kena Teror Bom Saat Sedang Direnovasi

Rumah Agus Rahardjo Kena Teror Bom Saat Sedang Direnovasi

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:25 WIB

Begini Bentuk Bom yang Digantung di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

Begini Bentuk Bom yang Digantung di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:23 WIB

Diteror Bom, Rumah Ketua KPK Sering Kebanjiran

Diteror Bom, Rumah Ketua KPK Sering Kebanjiran

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:13 WIB

Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Saya Pikir Penjarakan Saya, Teror Selesai

Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Saya Pikir Penjarakan Saya, Teror Selesai

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 15:07 WIB

Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Berantas Korupsi Jalan Terus

Teror Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Berantas Korupsi Jalan Terus

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:52 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×