Teror di Rumah Ketua KPK, Polisi Periksa 6 Saksi dan Tukang Bubur

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:12 WIB
Teror di Rumah Ketua KPK, Polisi Periksa 6 Saksi dan Tukang Bubur
Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah RT 04/14, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendapat ancaman teror bom, Rabu (9/1/2019). [Suara.com/Mochamad Yacub Ardiansyah]

Suara.com - Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya telah memeriksa enam orang saksi terkait teror benda mencurigakan di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo. Satu dari enam saksi tersebut adalah tukang bubur yang berjualan di dekat kediaman Agus di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

"Untuk kasus Bekasi di rumah Ketua KPK kita sudah memeriksa 6 saksi induktif, saksi itu yang melihat ada barang berupa tas yang dicantolkan di pagar. Kemudian juga ada saksi penjual bubur di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/1/2019).

Argo mengatakan, tukang bubur yang dimintai keterangan polisi mengaku sempat dihampiri oleh seseorang. Orang tersebut bertanya pada tukang bubur tersebut mengenai kediaman Agus dan Ketua RT setempat.

"Kita tanya, memang dia melihat ada orang datang ke tempat penjual bubur itu, dia menanyakan rumah pak RT, rumah ketua KPK. Dan juga yang lain-lain kita sedang lakukan penyelidikan dan penyidikan," jelasnya.

Argo mengatakan, isi tas yang tergantung di pagar rumah Agus berisi semen putih. Sebelumnya dicurigai berisi bahan peledak atau bom.

"Kami kirimkan ke labfor (tas mencurigakan). Nanti hasilnya ya seperti apa, tapi dari keterangan sementara bahwa ada beberapa semen putih, serbuknya semen putih ada semen di sana. Apakah itu seperti apa nanti dari labfor yang akan tau benda apa menyerupai apa. Itu benda menyerupai bom tapi itu bukan, nanti labfor yang sampaikan," tandas Argo.

Polisi hingga saat ini terus mendalami aksi teror yang terjadi di kediaman ketua Ketua Komisi Pemeberantasan Korupsi Agus Rahardjo. Hanya saja, Agus belum diperiksa polisi lantaran masalah kesehatan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo membenarkan adanya rencana pemeriksaan terhadap pimpinan KPK tersebut. Namun pemeriksaan tersebut baru akan dilakukan setelah kondisi dari Agus Raharjo membaik.

"Belum (diperiksa Agus Rahardjo), kondisinya belum fit (membaik). Nanti kalau sudah membaik akan memberikan keterangan kepada tim," ucap Dedi kepada Suara.com.

baca juga

Benda diduga bom ditemukan oleh penjaga rumah Agus Rahardjo pada Rabu pagi, pukul 05.30 WIB. Benda itu sempat dimasukkan ke dalam garasi rumah oleh penjaga keamanan.

Namun, saksi curiga pada benda yang tidak ada nama pengirim dan tujuan. Akhirnya saksi membongkar dan menemukan benda mencurigakan hingga melapor aparat kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bom Molotov Teror 2 Petinggi KPK, Jokowi : Kejar dan Cari Pelakunya

Bom Molotov Teror 2 Petinggi KPK, Jokowi : Kejar dan Cari Pelakunya

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 11:42 WIB

Terkait Aksi Teror, Polisi Belum Periksa Ketua KPK

Terkait Aksi Teror, Polisi Belum Periksa Ketua KPK

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:57 WIB

Ada Semen Putih dalam Tas yang Disangkutkan di Rumah Ketua KPK

Ada Semen Putih dalam Tas yang Disangkutkan di Rumah Ketua KPK

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 20:31 WIB

Cari CCTV, Polisi Sempat Geledah Rumah Tetangga Agus Rahardjo

Cari CCTV, Polisi Sempat Geledah Rumah Tetangga Agus Rahardjo

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 19:58 WIB

KPK Belum Temukan Indikasi Teror Bom ke Pimpinan Terkait Kasus Korupsi

KPK Belum Temukan Indikasi Teror Bom ke Pimpinan Terkait Kasus Korupsi

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 19:44 WIB

Terkini

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:20 WIB

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

5 Konsesi Tambang RI Bernilai Rp5.400 Triliun Dievaluasi, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka

Sumsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Penjualan Mobil Baru Didominasi Pembeli Tunai Dibandingkan Kredit Dampak Bunga Tinggi

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:10 WIB

×