KJP Plus Sudah Alih Fungsi, Pengamat Kritik Anies Baswedan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 10 Januari 2019 | 20:50 WIB
KJP Plus Sudah Alih Fungsi, Pengamat Kritik Anies Baswedan
Ilustrasi KJP Plus. (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diperuntukkan bagi para pelajar kurang mampu kekinian banyak diselewengkan, karena pengawasannya tak ketat.

Pengamat Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mengatakan, uang KJP Plus kekinian tak lagi hanya digunakan untuk membeli keperluan sekolah, melainkan guna membeli keperluan dapur hingga produk kecantikan.

Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak tegas dalam mengatur kebijakan KJP plus, sehingga memungkinkan penyalahgunaan dananya oleh penerima.

"Sistem KJP ini enggak beres. Itu paling krusial buat warga miskin, tapi fungsinya sudah berubah," kata Tigor saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Sejak era kepemimpinan Anies, kata Tigor, pengawasan KJP plus mengalami kemunduran.

"Jelas ini satu kemunduran. Kios enggak jelas saja bisa tulis 'Terima KJP' pakai spidol. Jangan sampai mulai di pegadaian swasta juga ada tulisan 'Terima KJP'," imbuh Tigor.

Tigor berharap, agar masalah KJP bisa segera diselesaikan sebelum semakin runyam. Sebab, kebijakan KJP plus seharusnya diperuntukkan bagi para pelajar untuk memudahkan akses mendapatkan pendidikan, bukan untuk memenuhi keperluan dapur orang tua.

"Pengawasannya harus diperkuat. Saya harap ini bisa diperbaiki, tapi jangan dipersulit warganya. Diperbaiki aparaturnya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salam Dua Jari di Acara Gerindra, Anies Terancam 3 Tahun Penjara

Salam Dua Jari di Acara Gerindra, Anies Terancam 3 Tahun Penjara

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 19:03 WIB

Dijenguk Para Politisi, Ustadz Arifin Ilham Berharap Bisa Satukan Perbedaan

Dijenguk Para Politisi, Ustadz Arifin Ilham Berharap Bisa Satukan Perbedaan

Entertainment | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:30 WIB

Anies: Jalan Nasional di Jakarta Bakal Diserahkan ke Pemprov

Anies: Jalan Nasional di Jakarta Bakal Diserahkan ke Pemprov

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 21:08 WIB

Anies Mau Razia Kucing dan Anjing, Bantah untuk Kurangi Populasi

Anies Mau Razia Kucing dan Anjing, Bantah untuk Kurangi Populasi

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 20:53 WIB

Terkini

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB