Gerindra Tak Masalah dengan Strategi PKS Lebih Tonjolkan Sandiaga di Pemilu

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 13 Januari 2019 | 14:23 WIB
Gerindra Tak Masalah dengan Strategi PKS Lebih Tonjolkan Sandiaga di Pemilu
Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Gerindra di Riau menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih menonjolkan figur Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ketimbang Prabowo Subianto yang maju sebagai Capres di Pemilu 2019. Namun, hal tersebut tidak dipersoalkan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Riau Taufik Arrakhman.

Taufik menganggap hal tersebut sebagai strategi PKS dalam kampanye di Pemilu 2019.

"Saya kira tidak masalah dengan strategi PKS lebih menonjolkan sosok Sandiaga (ketimbang Prabowo). Apalagi Sandiaga kan Putra kelahiran Pekanbaru, ini akan berdampak pada psikologi massa pendukung," Taufik seperti dilansir dari Antara, Minggu (13/1/2019).

"Jadi sangat wajar jika partai koalisi lebih menonjolkan beliau," Taufik menambahkan.

Taufik yang juga merupakan Wakil Komisi I DPRD Riau menyebutkan, masing-masing partai di Koalisi Indonesia Adil Makmur memiliki strategi tersendiri untuk memenangkan Prabowo - Sandiaga dalam Pilpres 2019 ini.

"Sah-sah saja kalau strategi itu menguntungkan, pada akhirnya tujuannya sama yaitu memenangkan Prabowo-Sandi," kata dia.

Sebelumnya, Bendahara PKS Riau Markarius Anwar beberapa waktu lalu mengatakan berdasarkan kalkulasi politik figur Sandiaga Uno lebih menguntungkan suara partai untuk ditonjolkan dibandingkan Prabowo yang identik dengan Gerindra.

"PKS termasuk partai yang tidak diuntungkan. Semakin kami bicara Prabowo semakin besar Gerindra. Untuk itu kita melirik Sandiaga yang kesannya lebih netral," sebut Makarius Anwar.

Dengan demikian, PKS meminta seluruh kadernya untuk lebih menjual nama Sandiaga Uno ketimbang Prabowo, karena adanya kekhawatiran potensi menciutnya suara PKS ditempat melejitnya suara Gerindra.

baca juga

Anwar memprediksi pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga bakal menang di Riau. Hal ini berdampak munculnya peluang menang Partai Gerindra di Provinsi Riau dalam pemilihan legislatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Bakal Terima Kalau Diserang soal Pelanggaran HAM saat Debat Pilpres

Prabowo Bakal Terima Kalau Diserang soal Pelanggaran HAM saat Debat Pilpres

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 17:12 WIB

Jelang Debat, Prabowo - Sandiaga Dilatih Dua Eks Pemimpin KPK

Jelang Debat, Prabowo - Sandiaga Dilatih Dua Eks Pemimpin KPK

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 16:08 WIB

FPI: Lafaz Allah di Dahi Sandiaga Pertanda Baik di Pilpres 2019

FPI: Lafaz Allah di Dahi Sandiaga Pertanda Baik di Pilpres 2019

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:04 WIB

Muncul Lafaz Allah di Dahi Sandiaga, FPI: Karunia Orang Saleh

Muncul Lafaz Allah di Dahi Sandiaga, FPI: Karunia Orang Saleh

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 09:39 WIB

Terkini

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB