Debat, Jokowi - Ma'ruf Bakal Tanyakan Penculikan Aktivis dan Korupsi PT DGI

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 15 Januari 2019 | 17:44 WIB
Debat, Jokowi - Ma'ruf Bakal Tanyakan Penculikan Aktivis dan Korupsi PT DGI
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Debat Sesi Pertama TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Akan Singgung Soal Kasus HAM 98 dan Korupsi PT DGI

Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin dipastikan bakal memperdebatkan kasus pelanggaran HAM berupa penculikan aktivis Reformasi 1998 dalam debat pertama Pilpres 2019, Kamis (17/1) pekan ini.

Abdul Kadir Karding, Koordinator debat Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, mengatakan  selain kasus penculikan aktivis itu, korupsi korporasi PT Duta Graha Indah (DGI) juga bakal menjadi bahasan dalam debat.

Ia mengatakan, debat Pilpres 2019 akan menjadi ruang untuk mempertanyakan dua kasus tersebut kepada kubu Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

"Pertama, soal kasus pelanggaran HAM dan penghilangan orang yang diduga dilakukan Pak Prabowo. Ini saya kira menjadi hal penting yang harus digaris bawahi, agar masyarakat tidak lupa dan mengetahui jejak rekam seseorang. Bahwa pemimpin Indonesia ini harus orang-orang baik," kata Karding kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Salain itu, kasus lain yang akan disinggung yakni kasus korupsi korporasi PT DGI. Sebab, Sandiaga Uno tercatat pernah menjadi komisaris perusahaan itu.

Untuk diketahui, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (3/1), memvonis PT Nusa Konstruksi Enjiniring —sebelumnya bernama PT Duta Graha Indah—membayar denda Rp 700 juta dan uang pengganti kerugian negara Rp 85,4 miliar.

Vonis itu diberikan karena majelis hakim menilai PT NKE terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana dan tujuh proyek lain.

“Pasangan calon 02 komisaris PT DGI. Bahkan, Sandiaga sempat menjadi saksi di persidangan kasus PT DGI pada 7 September 2017. Ini yang akan kami pertanyaan untuk diklarifikasi Prabowo dan Sandiaga,” kata Kadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kominfo:  Presiden Jokowi Paling Banyak Diserang Hoaks

Kominfo: Presiden Jokowi Paling Banyak Diserang Hoaks

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 17:15 WIB

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:41 WIB

Amien Rais Sebut Cina Akan Kuasai Indonesia Kalau Jokowi Menang

Amien Rais Sebut Cina Akan Kuasai Indonesia Kalau Jokowi Menang

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:20 WIB

Curahan Hati Istri Novel Baswedan untuk Presiden Jokowi

Curahan Hati Istri Novel Baswedan untuk Presiden Jokowi

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:14 WIB

Terkini

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:49 WIB