Gaji Juru Parkir Rumah Makan Padang 3 Kali di Bawah Gaji Dokter

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 15 Januari 2019 | 17:52 WIB
Gaji Juru Parkir Rumah Makan Padang 3 Kali di Bawah Gaji Dokter
Robet (53), juru parkir di sebuah rumah makan masakan Padang di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Robet (53) mengatakan pendapatannya sebagai juru parkir di sebuah rumah makan masakan Padang di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak menentu. Namun pendapatan dalam satu harinya sekitar Rp 30 ribu, tergantung dari jumlah pelanggan yang makan di sana.

Dari luas lahan parkir sekitar 8 x 4 meter yang ada di depan rumah makan itu, Robet bisa melayani 3 sampai 4 mobil dan 5 motor setiap harinya.

Robet mengaku meski tidak ada hari libur, ia masih mendapat penghasilan di Bawah Upah Minimun Provinsi DKI Jakarta.

Jika dalam satu hari Robet mendapatkan Rp 30 ribu, maka ia hanya mendapat Rp 900 ribu per bulannya. Sementara UMP DKI 2018 sebesar Rp 3.648.035, nilai ini akan naik 8,03 pada 2019 sesuai dengan Pergub 114 Tahun 2018 menjadi sebesar Rp 3.940.973,

"Sehari Rp 30 ribu, ya kalau sebulan sekitar RP 900 ribu artinya, itu enggak kenal hari libur," kata Robet kepada Suara.com, Selasa (15/1/2019).

Robet juga tak mematok tarif parkir bagi setiap pelanggan yang parkir disana, ia hanya menerima berapa pun uang yang diberikan saat pelanggan selesai makan.

"Ya paling Rp 2.000, kalalau lagi baik bisa Rp 5.000 satu mobil," jelas Robet.

Rumah makan, kata Robet, tidak memberikan upah tambahan. Sebab mereka merasa sudah memberikan lapangan pekerjaan untuk pria asli Jakarta tersebut.

baca juga

Sebelumnya polemik gaji juru parkir menjadi perdebatan saat Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam pidatonya bertajuk 'Indonesia Menang' di JCC Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019) mengatakan gaji dokter tidak lebih besar dari juru parkir mobil.

"Dokter kita harus dapat penghasilan layak. Sekarang banyak dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil," kata Prabowo Subianto.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih tak menampik kalau kesejahteraan dokter di Indonesia masih kurang. Daeng menyebutkan masih banyak dokter umum di Indonesia yang berpenghasilan di bawah Rp 3 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:41 WIB

Uji Klaim Prabowo, Gaji Jukir Liar Ini Hanya Cukup untuk Rokok dan Makan

Uji Klaim Prabowo, Gaji Jukir Liar Ini Hanya Cukup untuk Rokok dan Makan

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:18 WIB

Krakatau Steel Jawab Pernyataan Prabowo Soal BUMN Rugi

Krakatau Steel Jawab Pernyataan Prabowo Soal BUMN Rugi

Bisnis | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:30 WIB

BPN Prabowo Tuding Jokowi Lakukan Banyak Kecurangan Jelang Pilpres 2019

BPN Prabowo Tuding Jokowi Lakukan Banyak Kecurangan Jelang Pilpres 2019

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:01 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×