Bus Pengangkut Lansia Terbalik di Bengkulu, Satu Orang Tewas

Bangun Santoso

Senin, 21 Januari 2019 | 06:28 WIB
Bus Pengangkut Lansia Terbalik di Bengkulu, Satu Orang Tewas
Ilustrasi kecelakaan bus di ruas Jalan Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6). [Antara/Idhad Zakaria]

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas menewaskan satu orang dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Tepatnya di Desa Suban Ayam, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu pada Minggu sekitar pukul 09.45 WIB.

Kecelakaan lalu lintas ini dialami bus sekolah milik Pemkab Musi Rawas, Sumsel, yang mengangkut puluhan ibu-ibu lanjut usia (lansia) asal Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas yang hendak berdarmawisata dan sekaligus acara pengajian di Kabupaten Kepahiang.

Bus sekolah pelat BG-7325-GZ ini terbalik di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya ditiga tikungan Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang.

Akibat kejadian ini satu penumpang meninggal dunia sesaat setelah dirawat di RSUD Curup dan belasan lainnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Curup.

Sumardji (60) salah satu korban selamat mengatakan, bus yang mereka naiki itu melaju kencang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Rejang Lebong. Saat tiba di lokasi kejadian yang kondisinya jalannya menurun dan menikung, kendaraan itu oleng dan langsung terbalik.

"Kami duduknya saling berhadap-hadapan, karena itu merupakan bus anak sekolah. Kejadiannya sangat cepat dan busnya langsung terguling dan hampir menimpa rumah penduduk," ujarnya seperti dilansir Antara.

Setelah kejadian itu dirinya hanya bisa pasrah, dan melihat penumpangnya sudah terkapar. Para korban ini kemudian ditolong oleh warga sekitar lokasi kejadian dan yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit di daerah itu.

Sementara itu Lasih (61) warga Desa Suban Ayam, yang saat kejadian berada di dekat TKP menyebutkan jika kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal itu terbalik karena tidak bisa mengendalikan kendaraannya, mengingat di wilayah itu ada beberapa tikungan tajam atau mereka sebut "tikungan tiga beradik".

"Sopirnya mungkin tidak menguasai kondisi jalanan di sini, selain itu mobilnya juga tadi ngebut jadi saat lewat tikungan tiga beradik kaget dan terbalik. Saat kejadian saya sedang menyapu halaman dan kaget karena ada bus terbalik di dekat saya," ujarnya.

baca juga

Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Hernyanto P Hutasoit kepada sejumlah wartawan di Rejang Lebong mengatakan, jika bus naas itu mengangkut penumpang sebanyak 30 orang berusia lanjut dan dewasa serta beberapa orang anak-anak.

"Diduga sopirnya lepas kontrol sehingga saat melintas di TKP terbalik. Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan sehingga di rawat di RSUD Curup," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Tabrakan, Inilah Andalan Terbaru Pangeran Philip

Usai Tabrakan, Inilah Andalan Terbaru Pangeran Philip

Otomotif | Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:00 WIB

Mabuk Miras Oplosan, Suwarno Nyungsep Nabrak Pohon Johar Lalu Tewas

Mabuk Miras Oplosan, Suwarno Nyungsep Nabrak Pohon Johar Lalu Tewas

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:43 WIB

Kejar Layangan Putus, Bocah 8 Tahun Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Kejar Layangan Putus, Bocah 8 Tahun Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 20:43 WIB

Tabrakan di Usia Senja, Pangeran Philip Tak Cedera

Tabrakan di Usia Senja, Pangeran Philip Tak Cedera

Otomotif | Jum'at, 18 Januari 2019 | 09:00 WIB

Seruduk Babi Hutan di Tengah Jalan, Satu Keluarga Alami Kritis

Seruduk Babi Hutan di Tengah Jalan, Satu Keluarga Alami Kritis

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 15:11 WIB

Terkini

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×