Bus Pengangkut Lansia Terbalik di Bengkulu, Satu Orang Tewas

Bangun Santoso
Bus Pengangkut Lansia Terbalik di Bengkulu, Satu Orang Tewas
Ilustrasi kecelakaan bus di ruas Jalan Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (24/6). [Antara/Idhad Zakaria]

Bus sekolah pelat BG-7325-GZ ini terbalik di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau

Suara.com - Kecelakaan lalu lintas menewaskan satu orang dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan . Tepatnya di Desa Suban Ayam, Kabupaten Rejang Lebong , Provinsi Bengkulu pada Minggu sekitar pukul 09.45 WIB.

Kecelakaan lalu lintas ini dialami bus sekolah milik Pemkab Musi Rawas, Sumsel, yang mengangkut puluhan ibu-ibu lanjut usia (lansia) asal Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas yang hendak berdarmawisata dan sekaligus acara pengajian di Kabupaten Kepahiang.

Bus sekolah pelat BG-7325-GZ ini terbalik di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya ditiga tikungan Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang.

Akibat kejadian ini satu penumpang meninggal dunia sesaat setelah dirawat di RSUD Curup dan belasan lainnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Curup.

Sumardji (60) salah satu korban selamat mengatakan, bus yang mereka naiki itu melaju kencang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Rejang Lebong. Saat tiba di lokasi kejadian yang kondisinya jalannya menurun dan menikung, kendaraan itu oleng dan langsung terbalik.

"Kami duduknya saling berhadap-hadapan, karena itu merupakan bus anak sekolah. Kejadiannya sangat cepat dan busnya langsung terguling dan hampir menimpa rumah penduduk," ujarnya seperti dilansir Antara.

Setelah kejadian itu dirinya hanya bisa pasrah, dan melihat penumpangnya sudah terkapar. Para korban ini kemudian ditolong oleh warga sekitar lokasi kejadian dan yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit di daerah itu.

Sementara itu Lasih (61) warga Desa Suban Ayam, yang saat kejadian berada di dekat TKP menyebutkan jika kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal itu terbalik karena tidak bisa mengendalikan kendaraannya, mengingat di wilayah itu ada beberapa tikungan tajam atau mereka sebut "tikungan tiga beradik".

"Sopirnya mungkin tidak menguasai kondisi jalanan di sini, selain itu mobilnya juga tadi ngebut jadi saat lewat tikungan tiga beradik kaget dan terbalik. Saat kejadian saya sedang menyapu halaman dan kaget karena ada bus terbalik di dekat saya," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Hernyanto P Hutasoit kepada sejumlah wartawan di Rejang Lebong mengatakan, jika bus naas itu mengangkut penumpang sebanyak 30 orang berusia lanjut dan dewasa serta beberapa orang anak-anak.

"Diduga sopirnya lepas kontrol sehingga saat melintas di TKP terbalik. Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan sehingga di rawat di RSUD Curup," katanya.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS