97 Persen Gempa Lombok dan Tsunami Palu Tak Memiliki Jaminan Sosial

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 22 Januari 2019 | 14:27 WIB
97 Persen Gempa Lombok dan Tsunami Palu Tak Memiliki Jaminan Sosial
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Khrisna Syarif. (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Sebanyak sekitar 97 persen korban bencana gempa Lombok dan tsunami Palu beberapa waktu lalu tidak memiliki jaminan sosial atau jamsos. Akibatnya, para korban pun tidak mendapatkan perlindungan dari jamsos.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Khrisna Syarif mengatakan sepanjang 2018 lalu ada berbagai musibah yang menimpa Indonesia, mulai dari gempa dan tsunami di Lombok dan Palu hingga insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang menewaskan ratusan orang. Dari sekian banyak musibah yang terjadi, Khrisna mencatat hanya 1 hingga 3 persen yang memiliki jamsos.

"Jadi memang selama 2018 setiap terjadi musibah bencana alam, yang jadi peserta jamsos hanya 1 sampai 3 persen," kata Khrisna saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Selasa (22/1/2019).

Artinya, masih ada sebanyak 97 hingga 99 persen para korban yang tidak dapat mengklaim asuransi sebab tak terdaftar dalam jamsos. Hal itu menandakan pemerintah belum mampu sepenuhnya merangkul para warga dalam upaya memberikan perlindungan sosial.

Sebagai contoh, dalam insiden pesawat jatuh Lion Air JT610 hanya sekitar 20 hingga 30 penumpang saja yang terdaftar jamsos dari total 189 penumpang dan awak pesawat yang menjadi korban. Belum lagi dalam bencana gempa dan tsunami di Palu, dari total sekitar 2.000 orang yang hilang hanya 60 orang saja yang memiliki jamsos.

Khrisna menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus berupaya untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat. Ia pun meminta masyarakat agar mau membuka wawasan mengenai pentingnya menggunakan jamsos.

"Kami ingin masyarakat sadar mari lindungi diri kita dengan jamsos. Bukan hanya BPJS Kesehatan tapi juga BPJS Ketenagakerjaan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolong... Anak Saya Kembar Siam, Butuh Biaya Besar untuk Operasi

Tolong... Anak Saya Kembar Siam, Butuh Biaya Besar untuk Operasi

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 17:57 WIB

PNS Tersangka Pungli Proyek Masjid Pasca Gempa Lombok Kena Pasar Berlapis

PNS Tersangka Pungli Proyek Masjid Pasca Gempa Lombok Kena Pasar Berlapis

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 17:55 WIB

PNS OTT Pungli Proyek Masjid Gempa Lombok Terancam Dipecat

PNS OTT Pungli Proyek Masjid Gempa Lombok Terancam Dipecat

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 17:50 WIB

Skandal Pemerkosaan SAB terhadap Amel, Ketua Dewas BPJS TK Terancam Dipecat

Skandal Pemerkosaan SAB terhadap Amel, Ketua Dewas BPJS TK Terancam Dipecat

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:55 WIB

Amel Belum Masuk Kerja karena Diperkosa Atasan, BPJS Tetap Beri Gaji

Amel Belum Masuk Kerja karena Diperkosa Atasan, BPJS Tetap Beri Gaji

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:37 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB