Diusir dari Hotel Ibis, Keluarga Korban Merasa Ditipu Manajemen Lion Air

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 23 Januari 2019 | 13:07 WIB
Diusir dari Hotel Ibis, Keluarga Korban Merasa Ditipu Manajemen Lion Air
Anton Sahadi, anggota keluarga korban Lion Air JT 610 . (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Keluarga korban pesawat jatuh Lion Air JT 610 mengaku menerima perlakukan tidak mengenakan. Mereka mengaku diusir di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, lokasi yang disediakan pihak Lion Air untuk posko warga yang anggota keluarganya masih dinyatakan hilang terkait insiden jatuhnya pesawat tersebut.

Salah satu keluarga korban, Anton Sahadi bercerita mereka tiba-tiba mendapatkan pemberitahuan dari oleh manajemen hotel pada Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. Mereka disuruh berkemas dan menyerahkan kunci hotel pada Rabu (23/1/2019) 12.00 WIB.

"Malam itu (selasa) biasa kami kumpul di hotel kan, kami minta ruangan untuk kumpul sudah tidak dikasih lagi, biasanya selalu dikasih, kami biasa diskusi dan dialog terkait rencana ke depan tentang bagaimana 64 korban yang belum ditemukan, itu yang jadi prioritas kami, nah itu kami bahas hanya di selasar hotel lantai 3," kata Anton saat dihubungi Suara.com, Rabu (23/1/2019).

Menurut Anton, alasan pengusiran itu dilakukan karena pihak Lion Air telah memutus kontrak terkait penyediaan posko bagi keluarga korban di hotel tersebut.

"Manajemen hotel kan hanya menjalankan kewajiban bahwa kontrak itu sudah habis hari ini, jadi semua keluarga korban hari ini wajib check-out dari hotel itu karena tidak di-cover lagi sama Lion," jelas Anton.

Anton juga mengungkapkan hingga saat ini sekitar 30 keluarga korban masih bertahan di posko pengusian di Hotel Ibis, ia merasa ditipu oleh manajemen Lion Air yang menjanjikan 84 kamar bagi keluarga korban.

"Jadi yang kata kapten Putut bilang 84 kamar itu bohong, enggak sampai 80 kamar yang buat kami, selebihnya karyawan mereka semua, pokoknya kapten Putut itu sudah jadi pembohong besar lah bagi kami," ungkap Anton.

Puluhan keluarga korban ini berencana masih bertahan di posko Hotel Ibis dan menuntut janji manajemen Lion Air untuk terus mencari 64 korban yang belum ditemukan dan diidentifikasi.

Seperti diketahui, proses pencarian dan identifikasi sudah resmi dirampungkan sejak Jumat (23/11). Tim Disaster Victim Identification (DVI) baru berhasil mengidentifikasi 125 dari total 189 penumpang pesawat nahas tersebut. Artinya masih ada 64 korban yang hingga saat ini masih berada di dalam laut perairan Karawang, Jawa Barat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Alexis Sanchez 'Diusir' Ole Gunnar Solskjaer Usai kena Cedera

Ini Alasan Alexis Sanchez 'Diusir' Ole Gunnar Solskjaer Usai kena Cedera

Bola | Minggu, 06 Januari 2019 | 21:05 WIB

Eggi Sudjana Diusir Gara-gara Teriak Ganti Presiden

Eggi Sudjana Diusir Gara-gara Teriak Ganti Presiden

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 07:34 WIB

Nikmatnya Makan Liwetan Di Hotel

Nikmatnya Makan Liwetan Di Hotel

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 14:45 WIB

Terkini

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:52 WIB

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB