Simulasi Pemilu 2019, PDIP Juara Partai Gerindra Runner Up

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 23 Januari 2019 | 21:45 WIB
Simulasi Pemilu 2019, PDIP Juara Partai Gerindra Runner Up
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil temuan terbarunya terkait basis pemilih partai terhadap pemilih calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan PDIP dan Partai Gerindra masih menjadi partai papan atas, dengan basis suara pemilih terbesar.

Berdasarkan hasil survei merkea, jika pemilu legislatif digelar ketika survei tersebut dilakukan, dimungkinkan PDIP menjadi pemenang.

Peneliti senior Indikator Politik Indonesia Rizka Halida mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, PDIP masih mendominasi dengan perolehan suara partai sebesar 21,6 persen.

Sedangkan Partai Gerindra berada satu tingkat di bawahnya, dengan perolehan suara partai sebesar 12,2 persen.

"PDIP masih teratas dukungannya dibanding partai-partai lain. Total suara PDIP dalam simulasi surat suara partai sekitar 21,6 persen. Kemudian Gerindra 12,2 persen," tutur Rizka di Kantor Indikator Politik Indonesia, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Selain itu, Rizka mengatakan PSI dan PKPI memeroleh suara terndah dalam simulasi pemilu. PSI dalam simulasi Indikator Politik Indonesia hanya meraup suara pemilih 0,4 persen. Sedangkan PKPI 0,3 persen. Sedangkan sebanyak 16,5 persen responden survei menyatakan belum menentukan pilihan. 

Selengkapnya, dalam survei Indikator Politik Indonesia, partai yang bertengger pada ranking ketiga simulasi pemilu adalah Partai Golkar dengan 10,7 persen suara pemilih.

Selanjut, PKB mendapat 9,3 persen suara pemilih; Partai Demokrat 6,3 persen; Partai NasDem 5,3 persen; PKS 4,2 persen; PPP 4 persen; Perindo 3,4 persen; PAN 2,7 persen; Hanura 1,1 persen; Berkarya 0,8 persen; Garuda 0,7 persen; serta PBB 0,4 persen. 

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan sejak 16 - 26 Desember 2018 menggunakan metode sampel acak bertingkat yang melibatkan 1.220 responden.

Melalui wawancara tatap muka, survei itu diklaim memunyai ambang batas kesalahan 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei Indikator: 14,1 Persen Massa Partai Gerindra Dukung Jokowi - Ma'ruf

Survei Indikator: 14,1 Persen Massa Partai Gerindra Dukung Jokowi - Ma'ruf

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 21:11 WIB

Megawati ke Penyebar Hoaks: Kalau Enggak Suka, Datang Dong ke  Jokowi

Megawati ke Penyebar Hoaks: Kalau Enggak Suka, Datang Dong ke Jokowi

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 20:33 WIB

Survei Indikator: Massa Partai Koalisi Jokowi dan Prabowo Saling Membelot

Survei Indikator: Massa Partai Koalisi Jokowi dan Prabowo Saling Membelot

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 20:13 WIB

Ini Agenda Ahok alias BTP Setelah Bebas dari Penjara Besok

Ini Agenda Ahok alias BTP Setelah Bebas dari Penjara Besok

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 19:26 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB