Survei Indikator: Massa Partai Koalisi Jokowi dan Prabowo Saling Membelot

Rabu, 23 Januari 2019 | 20:13 WIB
Survei Indikator: Massa Partai Koalisi Jokowi dan Prabowo Saling Membelot
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berpelukan dan bersalaman usai mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Partai-partai koalisi pengusung Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin maupun nomor undian 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, ternyata tak solid memberikan dukungan.

Bahkan, pada masing-masing kubu, hanya satu parpol yang seratus persen mendukung panutannya, baik dari jajaran elite hingga ke level kader serta massa.

Hal tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 16-26 Desember 2018.

Berdasarkan survei mereka, pada kubu Jokowi – Maruf Amin, hanya PKPI yang seluruh massa konstituennya solid memberikan dukungan.

Bahkan PDIP yang merupakan partai asal Jokowi, hanya 90,1 persen dari seluruh massa partai tersebut yang mendukung Capres – Cawapres nomor urut 1. Sementara 6 persen massa PDIP justru mendukung Prabowo – Sandiaga.

"PPP menjadi partai koalisi Jokowi – Maruf Amin yang massanya paling banyak keluar dari garis politik. Sebanyak 43 persen massa PPP memilih Prabowo – Sandiaga,” kata Peneliti Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida di Kantor Indikator Politik, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Selanjutnya, massa Partai Hanura yang membelot ke Prabowo – Sandiaga mencapai 39,6 persen; Partai Golkar 31,2 persen; Perindo 27,9 persen; NasDem 27,8 persen; PKB 27 persen; dan, PSI 8,1 persen.

Hal yang tak jauh berbeda juga terjadi pada koalisi pendukung Prabowo – Sandiaga. Hanya Partai Gerindra yang mayoritas massanya memilih sesuai garis politik. Itu pun tak 100 persen, tapi 80 persen.

”Ada 14,1 persen massa Gerindra yang justru memilih pasangan Jokowi – Maruf Amin.”

Baca Juga: iPhone Sepenuhnya Beralih ke Layar OLED di 2020

Pada kubu Prabowo, massa Partai Berkarya paling besar terbelah, yakni 42,1 persen memilih Jokowi – Maruf Amin.

Selanjutnya, massa Partai Demokrat yang membelot sebesar 40,5 persen; PAN 26 persen; dan, PKS 21 persen.

Terkait hal itu, Rizka mengungkapkan bahwasanya secara sosiologis basis koalisi Prabowo - Sandiaga Uno lebih banyak terbelah pada kelompok perempuan, kelompok usia lanjut, dan terutama di wilayah Jawa Tengah hingga Timur.

"Kelompok perempuan, usia semakin tua, warga pedesaan, kalangan kerah biru, biasanya lebih pasif dalam masalah-masalah politik dan pemerintahan," ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam melakukan survei, Indikator Politik Indonesia menggunakan teknik sampel acak bertingkat yang melibatkan 1.220 responden. Mereka mengklaim ambang batas kesalahan survei hanya 2,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI