Tanggapi Survei Puskaptis, TKN: Serupa Kubu Prabowo, Doyan Sebar Hoaks

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 29 Januari 2019 | 20:52 WIB
Tanggapi Survei Puskaptis, TKN: Serupa Kubu Prabowo, Doyan Sebar Hoaks
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding meragukan hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menyebut elektabilitas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uni lebih unggul ketimbang pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di pulau Sumatera dan Sulawesi. Bahkan, dia menuding lembaga Puskaptis kerap menyebarkan hoaks karena tak didukung data empiris untuk melakukan hitung cepat dan survei.

"Hasil survei Puskaptis serupa dengan karakter politik kubu Prabowo-Sandiaga yang doyan menebar hoaks dan sandiwara," kata Karding lewat keterangan tertulis yang diterima Suara com, Selasa (29/1/2019).

Politikus PKB itu pun mencontohkan hasil survei Puskaptis terkait Pilpres 2014 lalu. Saat itu, kata Karding, Puskaptis pernah menyatakan kalau pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa menang dari Jokowi - Jusuf Kalla. Justru, kenyataannya Komisi Pemilihan Umum (KPU) menentapkan Jokowi - Jusuf Kalla yang menjadi presiden dan wakil presiden.

Kemudian, lanjut Karding, di Pilkada Jakarta 2012 Puskaptis juga menyebut Jokowi - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak akan bisa mengalahkan petahanan Fauzi Bowo - Nachrawi Ramli. Namun, lagi-lagi kenyataannya Jokowi - Ahok yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Untuk itu, Karding mengaku tak terlalu khawatir dengan hasil survei Puskaptis yang menyebut selisih elektabilitas Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga semakin menipis. Terlebih, kata Karding berdasarkan hasil survei dari beberapa lembaga survei yang dinilainya kredibel menunjukkan kalau selisih elektabilitas Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga masih unggul pada kisaran 20 persen.

"Jadi biarkan saja mereka menebarkan berbagai macam klaim. Kita tertawakan saja sebagai lelucon di tahun politik. Namanya juga orang cari makan," ujarnya.

Sebelumya lembaga survei Puskaptis merilis hasil survei terbarunya yang mencatat selisih elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin semakin tipis dengan Prabowo - Sandiaga Uno, yakni hanya terpaut 4,1 persen.

Puskaptis menyebut elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Amin sebesar 45,90 persen dan Prabowo - Sandiaga Uno 41,80 persen. Sedangkan, 12,30 persen belum menentukan pilihan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Jokowi-Maruf, TKN Pastikan PBB Dapat Porsi Sama

Dukung Jokowi-Maruf, TKN Pastikan PBB Dapat Porsi Sama

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 20:09 WIB

Survei Puskaptis: Jokowi Dikalahkan Prabowo di Pulau Sumatera dan Sulawesi

Survei Puskaptis: Jokowi Dikalahkan Prabowo di Pulau Sumatera dan Sulawesi

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 18:26 WIB

Ketum PKB Minta Jatah 10 Menteri, JK: Berlebihan, yang Lain Dapat Apa?

Ketum PKB Minta Jatah 10 Menteri, JK: Berlebihan, yang Lain Dapat Apa?

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:21 WIB

Said Aqil Ingin Imam Masjid dan KUA dari NU, BPN: Indonesia Bukan NU Saja

Said Aqil Ingin Imam Masjid dan KUA dari NU, BPN: Indonesia Bukan NU Saja

News | Senin, 28 Januari 2019 | 16:13 WIB

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 13:24 WIB

Terkini

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×