Elektabilitas PKS Tak Terbantu dari Efek Ekor Jas Prabowo - Sandiaga

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 30 Januari 2019 | 15:39 WIB
Elektabilitas PKS Tak Terbantu dari Efek Ekor Jas Prabowo - Sandiaga
Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Presiden PKS Sohibul Iman menghadiri Acara Konsolidasi PKS. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyebut dukungan mereka terhadap Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak terlalu berpengaruh terhadap elektabilitas partai di Pemilu 2019. Partai Gerindra disebut jadi yang paling untung.

"Jadi saudara kita di Gerindra memasangkan Pak Prabowo dan Sandi itu udah otomatis memasarkan Gerindra," ujar Sohibul saat memberikan sambutan di acara konsolidasi nasional PKS di Hotel Grand Sahid, Sudirma, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Menurut Sohibul, PDI Perjuangan juga diuntungkan di Pemilu 2019. Sebab, PDIP merupakan pengusung utama Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Selain itu Jokowi juga tercatat sebagai kader partai berlambang banteng.

"Demikian juga yang di sebelah sana, memasarkan Pak Jokowi itu sama dengan memasarkan PDIP, dan memasarkan Pak Ma'ruf Amin kurang lebih sama dengan memasarkan PKB," kata Sohibul.

Ia menyamakan kondisi PKS sekarang dengan kondisi Partai Demokrat yang sedang berjuang mempertahankan eksistensi di peta politik Indonesia dan memperjuangkan kadernya untuk bisa menjadi salah satu calon presiden atau wakil presiden.

"Saya bilang, keluhan Pak SBY di twitter maupun ketika kemarin saya denger cerita dari tim materi debat, bertemu dengan Pak SBY dan diminta Pak SBY untuk lebih banyak turun ke bawah, jawaban Pak SBY adalah 'kami sedang setengah mati memikirkan memperjuangkan bagaimana Demokrat bisa tetap eksis'," jelasnya.

Meski begitu Sohibul tetap meminta kadernya untuk terus memperjuangkan kemenangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di pilpres 2019, yang akan berlangsung pada 17 April mendatang.

PKS sendiri optimistis bisa meraih 12 persen suara pada Pemilu 2019. Sohibul menilai PKS selalu mendapatkan hasil yang tidak terprediksi, ia mencontohkan pada tiga pemilu sebelumnya PKS selalu meraih suara diluar dugaan hasil survei.

"Anda semua tahu di 3 pemilu lalu 2004-2009, 2014 PKS itu disurvei selalu di bawah 3 persen, tapi hasilnya kita selalu 7-8 persen kan. Nah sekarang justru sudah 4 persen, lebih kali ini," jelasnya

baca juga

Atas dasar itu mantan wakil ketua DPR ini yakin PKS bisa meraih 12 persen suara di pemilu 2019 ini.

"Mudah-mudahan PKS bisa di atas 10 persen. 12 Itu sesuai amanat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Optimistis Raih 12 Persen Suara di Pemilu 2019

PKS Optimistis Raih 12 Persen Suara di Pemilu 2019

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 14:36 WIB

Presiden PKS: Prabowo Sudah 3 Hari Sakit

Presiden PKS: Prabowo Sudah 3 Hari Sakit

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 14:05 WIB

Sel Tahanan Pindah ke Surabaya, Pengacara Dhani Bakal Lakukan Ini

Sel Tahanan Pindah ke Surabaya, Pengacara Dhani Bakal Lakukan Ini

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 13:24 WIB

PKS: Pemilu 2019 Adalah Pertarungan Eksistensi Dakwah

PKS: Pemilu 2019 Adalah Pertarungan Eksistensi Dakwah

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 13:23 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×