CEK FAKTA: Video Prabowo Bilang Rampok Harta Tetanggamu yang Kesusahan

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 01 Februari 2019 | 16:41 WIB
CEK FAKTA: Video Prabowo Bilang Rampok Harta Tetanggamu yang Kesusahan
ILUSTRASI - Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto memberikan pidato politiknya pada acara Pembekalan Relawan Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Publik digegerkan oleh peredaran klip video Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto, yang melontarkan kalimat  kontroversial saat berpidato.

Tak hanya itu, video yang diunggah dan disebar oleh akun media sosial seperti @FaGtng di Twitter, Minggu (27/1) akhir pekan lalu, juga disertai narasi kontroversial.

Dalam video yang diunggah, tampak Prabowo tengah berpidato dan mengatakan , “Jika rumah seseorang sedang terbakar, gunakan kesempatan daripada kekacauan yang timbul, untuk mencuri harta kekayaannya.”

Suara Prabowo dalam klip video yang disebar tersebut telah didistorsi, sehingga tak serupa dengan aslinya.

Sementara akun tersebut menuliskan kalimat-kalimat penjelasan sebagai berikut:

"Sadis. Tak berprikemanusiaan. Menari diatas penderitaan rakyat. Hellow #KoalisiMunafik. Jangan bunuh hati nuranimu. Jangan biarkan orang seperti ini menguasai tanah airmu."

[Twitter]
[Twitter]

Fakta

Video itu merekam peristiwa yang benar, yakni ketika Prabowo berpidato dalam acara ”Dialog para Pejuang” yang bertema ”Nasionalisme: Kembalikan Indonesia”. Namun, acara tersebut terjadi pada tahun 2004.

Isi klip video yang disebar merupakan bentuk disinformasi, karena konten yang asli dilepaskan dari konteksnya, sehingga menimbulkan kesalahan persepsi publik.

Kalimat yang diucapkan Prabowo, yakni “Jika rumah seseorang sedang terbakar, gunakan kesempatan daripada kekacauan yang timbul, untuk mencuri harta kekayaannya,” adalah bagian dari teori strategi politik militer Chin kuno.

Chèn hu d jié atau menjarah rumah yang terbakar, merupakan bagian dari teori yang termaktub dalam esai ”The Thirty-Six Stratagems”, yang digunakan untuk menggambarkan serangkaian tipu muslihat dalam politik dan perang.

Prabowo membicarakan strategi-strategi muslihat itu untuk menjelaskan adanya kekuatan asing yang mencoba merampok kekayaan bangsa Indonesia.

Berikut narasi asli pidato Prabowo tersebut:

Saya telah mengabdikan diri saya 28 tahun dalam dinas ketentaraan. Dua puluh delapan tahun masa muda saya, saya persembahken kepada Republik. Saya pertaruhkan jiwa saya dalam berbagai operasi militer, dengan satu tujuan. Yaitu menjaga bangsa kita ini. Di UI saya pernah berbicara, di ITB, belajarlah strategi. Karena strategi adalah bagian daripada lingkungan yang harus kita hadapi.

Kita dari dulu diajarken untuk jadi baik. Bapak-bapak, ibu-ibu kita, kalau mengajarkan kita 'Nak, belajar yang baik. kalau besar, jadi orang baik, membantu orang, membantu tetangga.' Kalau Strategi tidak begitu. Strategi mengajarkan 'Kalau perlu kau rampok tetanggamu yang sedang kesusahan.' Saya ambil strategi kelima. Strategi kelima bunyinya 'Loot a burning house,' rampoklah rumah yang sedang terbakar. Rampoklah rumah yang sedang terbakar. Arti daripada strategi ini, penjelasan aslinya adalah, 'Jika rumah seseorang sedang terbakar, gunakan kesempatan daripada kekacauan yang timbul, untuk mencuri harta kekayaannya.'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Tunda Pemeriksaan, Rocky Gerung: Setiap Penundaan Ada Manipulasi

Sempat Tunda Pemeriksaan, Rocky Gerung: Setiap Penundaan Ada Manipulasi

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 16:23 WIB

Akhirnya Rocky Gerung Penuhi Panggilan Polisi

Akhirnya Rocky Gerung Penuhi Panggilan Polisi

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 16:03 WIB

Tak Berizin, Ketua Seknas Prabowo - Sandiaga Tak Bisa Jenguk Ahmad Dhani

Tak Berizin, Ketua Seknas Prabowo - Sandiaga Tak Bisa Jenguk Ahmad Dhani

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:50 WIB

Viral #YangGajiKamuSiapa, Tim Prabowo Duga Rudiantara Langgar Pidana Pemilu

Viral #YangGajiKamuSiapa, Tim Prabowo Duga Rudiantara Langgar Pidana Pemilu

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 10:47 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB