Jokowi: Saya Tak Ingin Dengar Lagi Ada Sengketa Tanah Wakaf

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 01 Februari 2019 | 18:57 WIB
Jokowi: Saya Tak Ingin Dengar Lagi Ada Sengketa Tanah Wakaf
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku tak ingin mendengar lagi ada perselisihan mengenai sengketa lahan tanah wakaf. Hal ini disampaikan Jokowi saat menyerahkan 253 sertifikat tanah wakaf dari 7.700 sertifikat tanah wakaf yang telah diberikan di Provinsi Jawa Timur.

"Saya tidak ingin mendengar lagi nanti ada sengketa-sengketa yang berkaitan dengan tanah-tanah wakaf," ujar Jokowi di Masjid Agung Baiturrahman, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (1/2/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menceritakan selain sengketa lahan, kerap terjadi juga sengketa tanah wakaf. Bahkan di Jakarta masih ada sengketa tanah wakaf di salah satu masjid.

"Tanah wakaf juga banyak yang menjadi sengketa, saya berikan contoh saja satu, ada di Jakarta. Sudah dibangun masjid besar, tempatnya strategis di tengah kota. Dulunya tidak ada masalah. Tapi begitu tanah di situ sekarang harganya sudah Rp 120 juta per meter, baru ada masalah. Oleh ahli waris dituntut," kata Jokowi.

Selain itu Jokowi menyebut kerap terjadi sengketa tanah wakaf di salah satu masjid di Provinsi Sumatera karena tidak memiliki bukti hak hukum atas tanah. Terkait itu, pemerintah akan mempercepat pemberian sertifikat tanah wakaf agar menghindari terjadinya sengketa lahan maupun sengketa tanah wakaf.

"Tidak hanya kasus itu saja, ada juga di Sumatera. Sama masjid provinsi gede banget. Separuhnya dimasalahkan padahal sudah ada masjidnya yang besar sekali. Karena nggak pegang yang namanya tanda bukti hak hukum atas tanah. Inilah kenapa kita percepat tanah-tanah wakaf agar memiliki tanda bukti hak hukum atas tanah yang namanya sertifikat," kata dia.

Jokowi mengaku sudah memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil dan jajarannya untuk mempercepat sertifikasi tanah bukan hanya tanah wakaf, melainkan sertifikat tanah milik masyarkat baik yang ada di desa maupun di kampung-kampung.

"Bukan hanya sertifikat tanah wakaf, tapi juga sertifikat-sertifikat yang ada di desa-desa dan kampung-kampung," kata dia.

"Seperti tahun 2017 kita telah selesaikan alhamdulillah 5,1 juta sertifikat yang biasanya sebelumnya hanya 500 ribu. Tahun 2018 telah diselesaikan 9,4 juta sertifikat yang sebelumnya juga hanya 500 ribu. Tahun ini target kita 9 juta tapi insyaAllah akan melebihi 10 juta," Jokowi menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Telepon Menteri PUPR Minta Benteng Van Den Bosch Dipercantik

Jokowi Telepon Menteri PUPR Minta Benteng Van Den Bosch Dipercantik

Bisnis | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:37 WIB

Pengangkatan Liliyana Natsir sebagai PNS Serentak dengan Atlet Lain

Pengangkatan Liliyana Natsir sebagai PNS Serentak dengan Atlet Lain

Sport | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:12 WIB

Tinjau Program Mekaar, Jokowi dan Iriana Borong Jajanan untuk Jan Ethes

Tinjau Program Mekaar, Jokowi dan Iriana Borong Jajanan untuk Jan Ethes

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:06 WIB

Tiba di Lanud Iswahyudi, Ini Agenda Jokowi di Jawa Timur

Tiba di Lanud Iswahyudi, Ini Agenda Jokowi di Jawa Timur

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 10:03 WIB

Baru Sepekan, Ahok Pecundangi Jokowi di YouTube

Baru Sepekan, Ahok Pecundangi Jokowi di YouTube

Tekno | Jum'at, 01 Februari 2019 | 06:45 WIB

Terkini

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Yamaha Sapa Ribuan Pelajar Jabodetabek Lewat Break Time Bareng AEROX

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:15 WIB

×