Skandal Yang Gaji Kamu Siapa Menkominfo Rudiantara, Ini Kata Fadli Zon

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 01 Februari 2019 | 18:52 WIB
Skandal Yang Gaji Kamu Siapa Menkominfo Rudiantara, Ini Kata Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta jajaran kementerian untuk tidak mengarahkan anak buahnya yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), untuk menentukan arah pilihan politiknya pada Pilpres 2019.

Hal itu berkaitan dengan pertanyaan ”Yang Gaji Ibu Siapa?” oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada anak buahnya.

"Saya kira ini harus diluruskan dan sebaiknya kementerian-kementerian itu janganlah berkampanye, mengarahkan pegawai-pegawainya untuk memilih salah satu capres-cawapres. Serahkan saja kepada mereka untuk memilih," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Jumat (1/2/2019).

Fadli tak menutupi kemungkinan adanya kementerian-kementerian lain yang juga kerap mencoba untuk menggiring pegawainya untuk memilih salah satu peserta pilpres.

Ia mencontohkan, badan-badan usaha milik negara yang kekinian disebutnya seolah-olah menjadi sponsor salah satu capres.

"Belum ketahuan saja, belum ketahuan. Bisa saja, tapi mudah-mudahan tidak. Tapi yang jelas itu BUMN, semakin menjadi sapi perahan. Kalau dilihat, BUMN itu menjadi sponsor untuk calon presiden," ujarnya.

Namun, di lain sisi, Fadli sempat mengambil hikmah dari polemik 'Yang Gaji Ibu Siapa?'. Menurutnya polemik tersebut memberikan pendidikan bagi publik bahwa seorang ASN itu mendapatkan gaji dari pajak yang disetor rakyat setiap tahun.

"Jadi jangan pernah berpikir presiden menggaji ASN. Presiden menggaji pegawai negeri sipil atau pegawai pemerintah lainnya.”

Untuk diketahui, video berdurasi kurang dari satu menit memperlihatkan Rudiantara meminta seorang ibu yang tidak diketahui namanya untuk memilih di antara dua stiker sosialisasi Pemilu 2019.

Setelah sang ibu memilih salah satu paslon pilpres, Menkominfo memberikan pertanyaan.

"Ibu kenapa memilih nomor ini," tanyanya. Kemudian sang Ibu menjawab, ”Bismillahirrohmannirrohim, mungkin terkait keyakinan saja Pak. Keyakinan atas visi dan misi yang disampaikan nomor dua.”

Setelah sang Ibu menjawab, dia turun panggung. "Baik, makasih," kata Menkominfo.

Tidak lama kemudian, Rudiantara kembali bertanya, ”Bu... Bu... yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa? Bukan keyakinan Ibu? Ya sudah makasih.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Bela Menkominfo Rudiantara soal #YangGajiKamuSiapa

Sandiaga Bela Menkominfo Rudiantara soal #YangGajiKamuSiapa

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 17:06 WIB

Pelapor Menkominfo ke Bawaslu: Jangan Menggiring Harus ke 01 atau 02

Pelapor Menkominfo ke Bawaslu: Jangan Menggiring Harus ke 01 atau 02

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 15:58 WIB

Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop Batal, Fadli Zon: Pemerintah Amatiran

Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop Batal, Fadli Zon: Pemerintah Amatiran

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:54 WIB

Viral #YangGajiKamuSiapa, Rudiantara Akan Dilaporkan ke Bawaslu Sore Ini

Viral #YangGajiKamuSiapa, Rudiantara Akan Dilaporkan ke Bawaslu Sore Ini

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:31 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB