Pegawai KPK Dianiaya karena Diduga Buntuti Gubernur Papua Sedang Rapat

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Minggu, 03 Februari 2019 | 19:06 WIB
Pegawai KPK Dianiaya karena Diduga Buntuti Gubernur Papua Sedang Rapat
Ilustrasi penyidik KPK saat melakukan penggeladahan [Antara Foto/Irfan Anshori/kye/18]

Suara.com - Dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi korban penganiayaan saat sedang berada di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019) malam.

Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah menyampaikan, jika aksi penganiayaan itu terjadi ketika keduanya sedang melakukan penyelidikan sebuah kasus korupsi dari laporan masyarakat.

"Kejadian dimulai dari menjelang tengah malam pada Sabtu (2/2) di Hotel Borobudur, Jakarta. Saat itu Pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi," ungkap Febri seperti dikutip Antara, Minggu (3/2/2019).

Menurutnya, pelaku tersebut melakukan penganiayaan saat kedua korban berada di hotel. Padahal, kata Febri keduanya sudah menunjukan tanda pengenal, yakni Id pegawai KPK. Kedua pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh.

"Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK, namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK," tambah Febri.

Namun, Febri tak merinci pengecekan seputar kasus apa yang dilakukan sehingga kedua pegawai lembaga antirasuah itu mendapatkan tindakan kekerasan. Dia hanya menjelaskan, KPK telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Ketua DPRD Papua Yunus Yonda mengakui pegawai pemerintah daerah (Pemda) Papua "menangkap basah" petugas KPK. Alasannya, petugas KPK membuntuti Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang melakukan rapat bersama Ketua DPRD Papua, anggota DPRD Papua Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Borobudur pada Sabtu.

Petugas KPK bernama Muhammad Gilang W tersebut diketahui oleh Sekda Papua Hery Dosinaen yang melihatnya mengambil gambar Lukas Enembe. Dia juga melihat ada percakapan Whatsapp di telepon saluler terkait kegiatan Lukas Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif, dan Kemenerian Dalam Negeri itu. Rapat itu, katanya, bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap APBD Papua.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Dianiaya, Barang Bawaan Dua Pegawai KPK Turut Dirampas Pelaku

Saat Dianiaya, Barang Bawaan Dua Pegawai KPK Turut Dirampas Pelaku

News | Minggu, 03 Februari 2019 | 17:35 WIB

Selidiki Kasus, Dua Pegawai KPK Malah Dianiaya di Hotel Borobudur

Selidiki Kasus, Dua Pegawai KPK Malah Dianiaya di Hotel Borobudur

News | Minggu, 03 Februari 2019 | 17:07 WIB

Digigit hingga Kepala Dipukul Batu, Yani Siksa Bayi Asuhan karena Cemburu

Digigit hingga Kepala Dipukul Batu, Yani Siksa Bayi Asuhan karena Cemburu

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:18 WIB

Keluar Penjara, Pentolan Ormas di Bali Aniaya Istri sampai Matanya Hancur

Keluar Penjara, Pentolan Ormas di Bali Aniaya Istri sampai Matanya Hancur

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 15:10 WIB

Aniaya Penjual Durian Pakai Mandau, Debt Collector Meringkuk di Tahanan

Aniaya Penjual Durian Pakai Mandau, Debt Collector Meringkuk di Tahanan

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 08:09 WIB

Pegawai KPK Desak Jokowi Segera Tangkap Peneror Agus dan Laode

Pegawai KPK Desak Jokowi Segera Tangkap Peneror Agus dan Laode

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 17:58 WIB

Terkini

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

×