Dituding Jokowi Ada Konspirasi Rusia, Jawaban Prabowo Menohok

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 04 Februari 2019 | 20:33 WIB
Dituding Jokowi Ada Konspirasi Rusia, Jawaban Prabowo Menohok
Hasil bidik layar terkait video capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. (@dahnil_anzar_simanjuntak)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara soal tudingan Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi jika ada tim sukses yang menggunakan propaganda Rusia dengan memanfaatkan konsultan asing.  Terkait tudingan itu, Prabowo memberikan jawaban yang cenderung menohok. Dia menyangkal adanya pelibatan konsultan asing untuk memenangkan Pilpres 2019. 

Dia menjelaskan telah terjun di dalam dunia bisnis selama 20 tahun. Selama itu, Prabowo mengklaim seringkali bertemu dengan pengusaha dari berbagai negara sebagai rekan bisnisnya.

"Bahwa saya punya banyak teman di mana-mana ada orang Jepang, orang Korea, orang Rusia, orang Jerman. Saya kan 20 tahun bisnis di luar negeri, jadi saya punya banyak kenalan," kata Prabowo dalam sebuah video yang diunggah Jubir Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak akun Instagramnya @dahnil_anzar_simanjuntak, Senin (4/2/2019).

Dalam video itu, Ketua Partai Gerindra itu mengaku konsultan asing terlalu mahal untuk dibayar hanya untuk kampanye. Bahkan, menurutnya konsultan asing tidak paham dengan perpolitikan di Indonesia.

"Tapi enggak ada konsultan gimana? Bayarnya mahal, dan mereka enggak ngerti apa-apa tentang politik Indonesia, nggak ada itu," ujarnya.

Masih di video tersebut, Dahnil juga sempat bertanya kepada Prabowo kalau dirinya berkampanye ala-ala Bojong Koneng. Bojong Koneng ialah lokasi kediaman Prabowo di Bogor, Jawa Barat.

"Berarti politik kita ala-ala Bojong Koneng saja, ya, pak?," tanya Dahnil disambut tawa Prabowo.

"Iya bener, Bojong Koneng. Kita belajar dari rakyat kita lah," jawab Prabowo.

baca juga

Sebelumnya, Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi kembali singgung soal adanya tim sukses yang menerapkan propaganda Rusia dalam menjalankan kampanye di Pilpres 2019. Bahkan, Jokowi juga menuding ada keterlibatan konsultan asing untuk meluluskan terapan itu.

"Yang dipakai konsultan asing. Nggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, nggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, nggak peduli. Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa?" kata Jokowi di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Sebut Nama Prabowo, Fadli Zon: Doa Mbah Moen Sudah Didengar Allah

Salah Sebut Nama Prabowo, Fadli Zon: Doa Mbah Moen Sudah Didengar Allah

News | Senin, 04 Februari 2019 | 17:17 WIB

Doa Imlek Kaum Tionghoa: Semoga Pilpres 2019 Lacar, Tak Ada Perselisihan

Doa Imlek Kaum Tionghoa: Semoga Pilpres 2019 Lacar, Tak Ada Perselisihan

News | Senin, 04 Februari 2019 | 16:51 WIB

Wiranto: ASN Boleh Kasih Pencerahan ke Masyarakat Tak Salah Pilih Pemimpin

Wiranto: ASN Boleh Kasih Pencerahan ke Masyarakat Tak Salah Pilih Pemimpin

News | Senin, 04 Februari 2019 | 16:19 WIB

Ace: Tudingan Jokowi Antek Asing By Design untuk Membangun Framing

Ace: Tudingan Jokowi Antek Asing By Design untuk Membangun Framing

News | Senin, 04 Februari 2019 | 14:52 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Pose Bareng Cucu PKI, Asli atau Editan?

CEK FAKTA: Prabowo Pose Bareng Cucu PKI, Asli atau Editan?

News | Senin, 04 Februari 2019 | 13:47 WIB

Terkini

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

PT Akulaku Capital Indonesia Kantongi Izin Jadi PIKK

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×