Ogah Diam Terus, Ini 5 Serangan Balik Jokowi ke Prabowo

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 06 Februari 2019 | 22:19 WIB
Ogah Diam Terus, Ini 5 Serangan Balik Jokowi ke Prabowo
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara/Umay Saleh)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi dinilai banyak pihak mulai mengubah gaya politiknya. Bila selama ini Jokowi tampak diam dan memilih pasrah menghadapi serangan demi serangan dari kubu lawan, kini dia tampak makin agresif.

Menjelang kurang lebih dua bulan sebelum hari pemungutan suara Pilpres pada 17 April 2019, Jokowi makin gencar melakukan serangan balik kepada kubu lawan yakni Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Dalam satu kesempatan, serangan balik yang semakin massif dilakukan ini diakui oleh Jokowi.

“Masak saya diam terus? Saya disuruh sabar terus? Ya enggak dong,” kata Jokowi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Jenggala Center di Kawasan Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019).

Berikut Suara.com merangkum beberapa serangan balik telak yang dilakukan oleh Jokowi kepada Prabowo dihimpun dari berbagai sumber.

wajah lebam Ratna Sarumpaet. (istimewa)
wajah lebam Ratna Sarumpaet. (istimewa)

1. Hoaks Ratna Sarumpaet

Setelah sekian lama memilih bungkam mengenai kasus hoaks pemukulan Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet, Jokowi mulai angkat bicara.

Jokowi menilai warga kekinian sudah lebih cerdas dan mampu membedakan mana luka lebam akibat pemukulan dan mana luka lebam akibat operasi plastik, seperti yang dilakukan oleh Ratna kala itu.

“Jangan sampai ada ngomong lagi muka lebam-lebam dipukuli dan dianiaya, padahal operasi plastik. Dipikir masyarakat itu enggak mengerti. Masyarakat kita sekarang ini cerdas-cerdas, pintar-pintar, apalagi yang ada di hadapan saya ini para intelektual,” kata Jokowi di Surabaya, Sabtu (2/2/2019).

Tak sampai di situ, Jokowi menduga bahwa kasus penganiayaan itu hendak diarahkan kepadanya sebagai dalang pelaku penganiayaan. Ia sudah bisa membaca gelagat yang tersirat dari kubu lawannya.

baca juga

“Mau diarahkan ke saya, bahwa yang menganiaya itu adalah kelompoknya 01. Mau diarahkan ke saya, tahu. Ngomongnya panjang seperti itu,” ungkap Jokowi.

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat [suara.com/Welly Hidayat]
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat [suara.com/Welly Hidayat]

2. Selang Cuci Darah Dipakai 40 Kali

Dalam ceramah yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Bogor pada Minggu (30/12/2018), Prabowo menyebut bahwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menggunakan selang pencucian darah untuk dipakai oleh 40 orang. Padahal seharusnya selang hanya boleh dipakai untuk seorang.

Hal itu langsung dipatahkan oleh Jokowi. Saat menghadiri Deklarasi Forum Alumni Jawa Timur untuk Jokowi di Tugu Pahlawan pada Sabtu (2/2/2019), Jokowi menyinggung pernyataan Prabowo itu.

“Jangan ada ngomong lagi nanti selang darah dipakai 40 kali. Jangan sampai ada ngomong tempe setipis ATM,” sindir Jokowi.

Jokowi dan Jusuf Kalla. (Suara.com/Yasir)
Jokowi dan Jusuf Kalla. (Suara.com/Yasir)

3. Indonesia Punah

Saat sedang mengunjungi Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (2/2/2019), Jokowi kembali menyindir perihal prediksi Indonesia yang akan bubar dan punah pada 2030. Dalam sindirannya, Jokowi meminta agar orang yang mengatakan Indonesia akan punah tidak mengajak rakyat Idonesia lainnya untuk punah bersama.

“Masak ada yang bilang Indonesia bubar dan Indonesia punah? Ya bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ajak-ajak kita rakyat Indonesia,” ungkap Jokowi.

Dalam satu kesempatan, Prabowo sempat memprediksi Indonesia akan bubar pada 2030. Prabowo berdalih ucapannya itu ia ambil dari salah satu novel fiksi karya ahli intelegen strategis dunia yakni PW Singer dan August Cole berjudul ‘Ghost Fleet’.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengunjungi daerah Kemayoran Jakarta, Sabtu (26/1/2019) [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengunjungi daerah Kemayoran Jakarta, Sabtu (26/1/2019) [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

4. Jangan Bandingkan Indonesia dengan Haiti

Jokowi tampak geram mngetahui Indonesia disamakan dengan Haiti, salah satu negara miskin di Benua Amerika. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan negara yang besar dan berbeda jauh dengan Haiti.

“Jadi jangan dibandingkan negara kita yang sudah masuk G20 dimasukkan dengan negara Haiti, Haiti. Ya kan? Negara Haiti. Ya, bagaimana kalau ekonom atau orang yang mengerti ekonomi makro, ngomong, ya senyum-senyum membandingkan, bukan apple to apple seperti itu,” kata Jokowi.

Pernyataan menyamakan Indonesia dengan Haiti disampaikan oleh Prabowo saat menghadiri acara pengajian di Gedung Pusat MTA, Solo pada Minggu (23/12/2018). Prabowo menilai angka kemiskinan di Indonesia sama dengan Haiti.

“Kita setingkat dengan negara miskin Afrika. Setelah 73 tahun merdeka, Indonesia setingkat Rwanda, Sierra Leone, Haiti, Chad dan pulau-pulau kecil yang tidak kita ketahui di mana letaknya,” kata Prabowo.

Presiden RI Joko Widodo saat membagikan sertifikat tanah ke warga di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Presiden RI Joko Widodo saat membagikan sertifikat tanah ke warga di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

5. Timses Gunakan Propaganda Rusia

Terakhir, Jokowi kembali menyerang balik timses kubu lawannya. Di hadapan ribuan pendukungnya di pelataran Tugu Pahlawan, Surabaya, Sabtu (2/2/2019), Jokowi menyindir salah satu pasangan capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 telah menerapkan propaganda ala Rusia, yang menurutnya buruk.

"Problemnya, ada tim sukses yang menyiapkan sebuah propaganda Rusia. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan fitnah. Setiap saat selalu mengeluarkan semburan dusta dan hoaks,” ungkap Jokowi.

Serangan Jokowi mengenai propaganda Rusia masuk setelah Prabowo melakukan pidato kebangsaan pada 14 Januari 2019. Bukan soal pidato yang dipermasalahkan, namun Prabowo terekam video berjalan dengan pria asing di arena pidato kebangsaan.

Lelaki asing itu diduga konsultan politik asal Amerika Serikat Rob Allyn, Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia, hingga pengusaha Rusia Ariel Israilov. Belakangan, Kedubes Rusia telah membantah pria tersebut merupakan pegawai mereka di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Minta Layanan Pertanahan Mulai Tahun Ini Berbasis Digital

Presiden Jokowi Minta Layanan Pertanahan Mulai Tahun Ini Berbasis Digital

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 20:22 WIB

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

JK: Propaganda Rusia Jokowi Seperti Bika Ambon

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:18 WIB

Jadi Pengacara Ahmad Dhani, Farhat Abbas Tak Pusing Nasibnya di Kubu Jokowi

Jadi Pengacara Ahmad Dhani, Farhat Abbas Tak Pusing Nasibnya di Kubu Jokowi

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 17:41 WIB

Mimpi Jokowi Tekan Ongkos Distribusi Logistik Lewat Trans Jawa, Nyatanya...

Mimpi Jokowi Tekan Ongkos Distribusi Logistik Lewat Trans Jawa, Nyatanya...

Bisnis | Rabu, 06 Februari 2019 | 17:34 WIB

Orang Minang di Jakarta Targetkan Jokowi - Maruf Menang 55 Persen di Sumbar

Orang Minang di Jakarta Targetkan Jokowi - Maruf Menang 55 Persen di Sumbar

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 16:54 WIB

Terkini

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

×