Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

Fabiola Febrinastri

Kamis, 07 Februari 2019 | 08:35 WIB
Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat pencairan PKH di Kota Makasar. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat serius dalam memerangi kemiskinan dan ketimpangan di tengah masyarakat. Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan komitmen presiden tersebut ditunjukan dengan peningkatan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari dari 2,79 juta di tahun 2014 menjadi 10 juta KPM sejak tahun 2018, dan akan menjadi 15,6 juta KPM pada tahun 2020.

"Ini menunjukan komitmen yang kuat Presiden Jokowi untuk memerangi kemiskinan. Berdasarkan survei BPS kemarin, angka kemiskinan turun dari 9,8 persen menjadi 9,66 persen," kata Mensos, saat pencairan PKH di Kota Makasar.

"Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan," sambungnya.

Agus menambahkan, kenaikan jumlah KPM juga didukung kenaikan anggaran dari Rp5,6 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp19,4 triliun pada tahun 2018, dan meningkat menjadi Rp34,4 triliun pada tahun 2019.

"Untuk Tahap I  2019 saja, pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial PKH sebesar Rp12,2 triliun," katanya.

Tidak hanya menambah jumlah anggaran, pemerintah juga mendorong KPM untuk bisa meningkatkan perekonomian mereka dengan memberikan berbagai pelatihan wirausaha dan pengelolaan keuangan keluarga. Untuk itu, Kemensos juga meningkatkan SDM PKH.

"Bapak Jokowi tuh sayang banget sama ibu-ibu... Jangan pernah ragukan rasa cinta Bapak Jokowi terhadap masyarakat miskin. Ibu-ibu harus juga berjuang memperbaikin perekonomian keluarga," tegas Mensos.

"Presiden mengimbau, pemanfaatan Program Keluarga Harapan ini digunakan untuk meningkatkan taraf hidup, khususnya kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan," tambah Agus.

Mengenai jumlah pertambahan KPM pada 2019, Mensos menjelaskan akan adanya kenaikan KPM menjadi 15 Juta KPM.

baca juga

Jumlah Bantuan Bervariasi
"Untuk tahun 2019, bentuk bantuan bervariasi," ujar Harry Hikmat, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial.

Adapun nilai bantuan mulai 2019 berbeda, sesuai dengan beban tanggungan per-KPM, dengan maksimal satu keluarga 4 orang.

Pencairan bantuan sosial PKH Tahap I 2019 ini sudah mencapai 89 persen (per 4 Februari 2019). Untuk tahap selanjutnya, pencairan akan dimulai lagi pada awal April 2019.

Berdialog Bersama
Mensos juga menyempatkan diri berbincang dengan para anggota e-Warong dan KUBE PKH.

Pencairan PKH di Kota Makasar.  (Dok: Kemensos)
Pencairan PKH di Kota Makasar. (Dok: Kemensos)

Salah satu produk yang menarik perhatian Mensos adalah otak-otak khas Makassar dan abon ikan dari salah satu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH Fatimah Azzahra, yang konon rasanya berbeda dari otak-otak dan abon ikan lainnya. Selain makanan, Mensos juga memborong kerajinan daur ulang bungkus kemasan detergen berupa sandal, tas, dan bunga-bunga plastik.

Tak ketinggalan, Mensos dan Dirjen Linjamsos menyaksikan langsung pembelian sembako dan pencairan dana PKH oleh salah satu KPM di agent BRI Link.

Dalam kesempatan penyaluran ini, Mensos didampingi Wali Kota Makassar, Mohammad Hamdan Pomanto, Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, Direktur Jaminan Sosial Keluarga, Nur Pujianto, Sekeretaris Ditjen PFM M. O, Royani, Staf Khusus Mensos, dan Staf Ahli Mensos.

Sementara itu, rekapitulasi penyaluran di Kota Makassar Tahap I berjumlah Rp30.329.950.000 pada 22.793 KPM dan Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp3.750.450.000 bagi 34.095 keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:31 WIB

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 16:29 WIB

Di Persidangan Jokowi Pamer Lulus KKN UGM dengan Nilai A: Kami Bikin Tulisan Program PKK

Di Persidangan Jokowi Pamer Lulus KKN UGM dengan Nilai A: Kami Bikin Tulisan Program PKK

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:19 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi, Berawal dari Facebook

Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi, Berawal dari Facebook

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:48 WIB

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:15 WIB

9 Fakta Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim, Cerita Momen Bikin Skripsi

9 Fakta Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim, Cerita Momen Bikin Skripsi

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:16 WIB

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:25 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×