Ini yang Terjadi Jika Kepala LIPI Tetap Jalankan Kebijakan Reorganisasi

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Sabtu, 09 Februari 2019 | 02:10 WIB
Ini yang Terjadi Jika Kepala LIPI Tetap Jalankan Kebijakan Reorganisasi
Kepala LIPI Laksana Tri H saat berdialog dengan pedemo yang berasal dari kalangan peneliti. (Suara.com/Tio)

Suara.com - Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI Laksana Tri Handoko pada 7 Januari 2019 mengeluarkan kebijakan Peraturan Kepala (Perka) LIPI Nomor 1 Tahun 2019 tentang reorganisasi yang menimbulkan kontroversi di lingkungan internal LIPI. Para profesor dan peneliti LIPI sampai melakukan aksi demo.

Puluhan profesor dan peneliti melakukan aksi demo menetang Perka tersebut di Gedung LIPI, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019). Mereka menuntut pencabutan Perka tersebut dan pergantian kepala LIPI.

Handoko menjelaskan kebijakan ini justru membuat peneliti bisa lebih fokus melakukan aktivitas penelitian dan tidak terbebani administrasi.

"Yang kita lakukan adalah redistribusi. Kenapa kita harus melakukan redistribusi? Jadi, redistribusi itu kita lakukan terkait dengan reorganisasi struktur administrasi pendukung, itu sebabnya fokusnya itu adalah di empat biro dan empat pusat ditambah struktur administrasi pendukung di semua satuan tugas," kata Handoko saat berdialog dengan profesor dan peneliti yang melakukan aksi demo.

Namun profesor dan peneliti yang melakukan demo tersebut melihat kebijakan Perka No. 1 Tahun 2019 itu akan berdampak ke berbagai hal di internal LIPI, diantaranya:

1. Reorganisasi dan redistribusi LIPI yang tidak melalui Standar Kompetensi Aparatur Sipil Negara atau ASN, penempatan staf administrasi dan pegawai bersifat asal-asalan melanggar PermenPAN/RB No 38 Tahun 2017.

2. Dampaknya akan terasa dalam waktu jangka panjang bagi posisi strategis LIPI sebagai salah satu aset nasional yang dibentuk sejak penetapan Keppres No.128 Tahun 1967 tanggal 23 Agustus 1986 yang terakhir disempurnakan menjadi Keppres No.103 Tahun 2001.

3. Terganggunya proses lenelitian di Kedeputian Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI yang dianggap menganggu tahapan riset peneliti LIPI.

4. Menjauhkan peneliti dari objek penelitian karena seluruh peneliti di Kebun Raya akan bekerja dari Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI.

baca juga

5. Menganggu pemeliharaan Kebun Raya yang selama ini digunakan oleh peneliti sebagai laboratorium mereka.

6. Terganggunya pelayanan publik bidang zoology karena tiga staf pendukung yakni Sekretaris Kepala Bidang, Staf Administrasi Pelayanan Publik, dan Staf Pelayanan Administrasi lain yang akan dipindah ke satuan kerja baru sebagai dampak redistribusi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIPI Jamin Tak Ada Pegawai yang Dipecat karena Kebijakan Reorganisasi

LIPI Jamin Tak Ada Pegawai yang Dipecat karena Kebijakan Reorganisasi

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 21:23 WIB

Bikin Gaduh, Ketua LIPI Cabut Sementara Perka Reorganisasi

Bikin Gaduh, Ketua LIPI Cabut Sementara Perka Reorganisasi

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 19:00 WIB

Pertama Kali di Indonesia, Profesor dan Peneliti Demo LIPI

Pertama Kali di Indonesia, Profesor dan Peneliti Demo LIPI

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 16:12 WIB

Peneliti LIPI: Hoaks Mewabah Karena Publik Tak Mampu Periksa Kebenaran

Peneliti LIPI: Hoaks Mewabah Karena Publik Tak Mampu Periksa Kebenaran

Tekno | Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:29 WIB

Peneliti LIPI: Akademisi Kurang Berperan di Pemilu 2019

Peneliti LIPI: Akademisi Kurang Berperan di Pemilu 2019

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:28 WIB

Terkini

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:02 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

2 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Kulit Sensitif Tanpa SLS dan Alkohol

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:01 WIB

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Mobil Listrik Hyundai Neira Siap Meluncur di GAW 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Novel Bungkam Suara: Ketika Kebebasan Berbicara Menjadi Sumber Perpecahan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:00 WIB

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Dari Komik hingga Smartwatch, Cara Baru Mengajak Anak Muda Peduli Kesehatan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:59 WIB

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:55 WIB

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:54 WIB

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 11:53 WIB

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:52 WIB

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

×