Fahri Hamzah Samakan Prabowo Subianto dengan BJ Habibie

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 10 Februari 2019 | 19:03 WIB
Fahri Hamzah Samakan Prabowo Subianto dengan BJ Habibie
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (29/1/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai tudingan orde baru yang ditujukan kepada Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sama dengan insiden yang terjadi pada era kepemmpinan BJ Habibie. Fahri pun menyamakan sosok Prabowo yang mirip dengan sosok BJ Habibie.

Melalui akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri menyebut banyak anak muda yang dibodohi dengan framing zaman orde baru akan kembali bangkit bila Prabowo dan Sandiaga memimpin Indonesia. Tuduhan ini sama seperti yang dialami oleh Habibie saat berkuasa dahulu.

"Aku baca anak2 ABG dibodohi soal orde baru dan aktor2-nya. Mereka framing bahwa jika @prabowo - @sandiuno berkuasa akan kembali ke zaman orba. Untuk membuat catatan yang adil, ini persis seperti dulu mereka menuduh Habibie orba lalu menolak. Padah BJH-lah penyelamat negara,” kata Fahri dalam cuitannya sebagaimana dikutip Suara.com, Minggu (10/2/2019).

Dalam cuitan berikutnya, Fahri menjelaskan sosok beberapa tokoh di balik Prabowo. Sandiaga Uno yang dipilih menjadi wakilnya diyakini jauh dari orde baru. Sebab, Sandi sudah disibukkan dengan membuat lapangan kerja dan lari pagi.

Wakilnya @sandiuno yang ngebayanginnya bisa marah aja susah. Orba apaan lu bang sandi? Saban hari kerja, bikin lapangan pekerjaan dan lari pagi,” imbuh Fahri.

Fahri justru menuding kubu Capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin banyak memiliki tokoh-tokoh pengkhianat Soeharto yang kala itu menjabat sebagai presiden. Meski demikian, Fahri enggan menyebut siapa saja tokoh yang dimaksud.

Sementara, di kubu Prabowo, Fahri menilai lebih banyak tokoh-tokoh reformis di kalangan Orde Baru mulai dari Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Amien Rais. Semua partai pendukung Prabowo pun merupakan partai yang lahir usai reformasi, berbeda dengan partai pendukung Jokowi-Maruf Amin.

Lihat aja tokoh2 di pasangan nomor 2. Rata2 dalah yang merupakan reformis di kalangan Orde Baru (SBY, Amien Rais, dll). Jika ada keluarga mantan presiden Suharto, rata2 menemukan alasan yang sama; karena para pengkhianat yang menikam Pak Harto berkumpul dengan petahana,” pungkas Fahri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, Prabowo-Sandi Unggul di Sumatera

Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, Prabowo-Sandi Unggul di Sumatera

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 15:57 WIB

Survei CRC: Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul 51,6 Persen

Survei CRC: Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul 51,6 Persen

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 15:21 WIB

Fahri Hamzah: Ulama Hanya Dihormati di Tahun Politik

Fahri Hamzah: Ulama Hanya Dihormati di Tahun Politik

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 11:50 WIB

Remisi Pembunuh Jurnalis Dibatalkan, BPN: Jokowi Harus Minta Maaf

Remisi Pembunuh Jurnalis Dibatalkan, BPN: Jokowi Harus Minta Maaf

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 11:27 WIB

Alumni Trisakti Putar Film Reformasi 1998, Soeharto dan Prabowo disoraki

Alumni Trisakti Putar Film Reformasi 1998, Soeharto dan Prabowo disoraki

News | Sabtu, 09 Februari 2019 | 18:55 WIB

Terkini

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

×