Tuduh Istri Pilih Kasih, Hari Banting Bayi Tiri sampai Tewas

Reza Gunadha

Senin, 11 Februari 2019 | 17:28 WIB
Tuduh Istri Pilih Kasih, Hari Banting Bayi Tiri sampai Tewas
Hari Kurniawan, elaku pembunuhan balita umur 2 tahun saat diinterogasi Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana, Senin (11/2/2019). [Suara.com/Dwi Morison]

Suara.com - Hari Kurniawan, warga Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, tega menyiksa balita berusia 2 tahun berinisial NFD yang merupakan anak tirinya. Akibat penyiksaan sadis Hari, balita NFD tewas di dalam rumah kontrakan.

Setelah ditangkap, Hari mengakui sengaja membunuh NFD karena kesal terhadap istri atau ibu kandung balita tersebut.

Saat digiring polisi di Mapolresta Depok, Senin (11/2/2019), lelaki berusia 30 tahun itu mengakui membantung NFD ke lantai kamar kontrakan saat terlibat adu mulut dengan istrinya.

"Kesal, waktu itu sedang cekcok mulut dengan istri (Ibu NFD) masalahnya soal ekonomi. Saya angkat dia (korban), lalu saya lempar," kata Hari.

Ia menuturkan, sama seperti sang istri, dirinya juga membawa serta satu anak hasil pernikahan pertama untuk tinggal bareng di kontrakan.

Namun, Hari mengklaim, istrinya sering pilih kasih. Sang istri, kata dia, hanya mengutamakan anak kandung ketimbang anak bawaan dirinya.

”Saya sudah dua tahun menikah. Saya dan istri sama-sama bawa anak dari pernikahan pertama. Tapi dia sering pilih kasih, dan memicu keributan,” terangnya.

Hari yang berprofesi sebagai pengamen di wilayah Cibubur, Jakarta Timur ini, balita NFD dibanting ketika dirinya mabuk minuman keras.

"Dia (korban) sedang jongkok, saya angkat tangannya terus saya lempar. Bini (istri) mengomel, dia malahan mukul anak saya juga kok, yang saat itu ada di dalam kontrakan," jelasnya.

baca juga

Sebelum dijebloskan ke jeruji besi, Hari mengutarakan penyesalannya, dan merasa kasihan kepada korban.

"Saya tidak membanting, hanya melempar itu juga ada kasurnya. Waktu itu sih, sepertinya tak apa-apa," kata dia sambil tertunduk.

Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Arya Perdana menuturkan, tersangka menganiaya korban sebanyak dua kali yaitu pada hari Rabu (6 /2) dan Jumat (8/2). Adapun motif penyiksaan tersebut, karena permasalah rumah tangga.

"Dari keterangan pelaku, mereka sudah beberapa hari terlibat adu mulut. Pada kejadian yang pertama, pelaku membanting korban di depan istrinya. Nah, istrinya juga membalas dengan memukul anak pelaku," katanya.

Selanjutnya, pada kejadian yang kedua dilakukan pelaku ketika istrinya sedang tidak ada di rumah. Selain dibanting, balita NFD juga dipukul.

"Jadi pasutri ini, sama-sama mengamen. Saat istrinya mengamen, pelaku menunggu di kontrakan. Karena terlalu lama tidak pulang-pulang, dia kesal lalu mencubit, memukul dan kembali membanting korban. Sempat dibawa ke dokter, namun tidak tertolong," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Habisi Nyawa Istri, Febrianto Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

Usai Habisi Nyawa Istri, Febrianto Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

News | Senin, 11 Februari 2019 | 08:39 WIB

Kalah di Sumatera, Jokowi - Ma'ruf Amin Incar Banten dan Jawa Barat

Kalah di Sumatera, Jokowi - Ma'ruf Amin Incar Banten dan Jawa Barat

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 23:25 WIB

Catat! 5 Provinsi Ini Terancam Mengalami Gerakan Tanah

Catat! 5 Provinsi Ini Terancam Mengalami Gerakan Tanah

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 19:09 WIB

Ditikam sampai Mayatnya Dibopong, Kronologi Joni Bunuh Selingkuhan Istri

Ditikam sampai Mayatnya Dibopong, Kronologi Joni Bunuh Selingkuhan Istri

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 16:16 WIB

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut Kandang Prabowo di Jabar

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut Kandang Prabowo di Jabar

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 11:42 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB