Catat! 5 Provinsi Ini Terancam Mengalami Gerakan Tanah

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 08 Februari 2019 | 19:09 WIB
Catat! 5 Provinsi Ini Terancam Mengalami Gerakan Tanah
Pasca gempa di Pulau Sapudi, Jawa Timur (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mengimbau agar 5 wilayah di Indonesia dapat meningkatkan kewaspadaan terjadinya gerakan tanah. Kelima wilayah yang dimaksud adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Potensi gerakan tanah di kelima wilayah itu semakin tinggi pada Februari 2019. Pasalnya, pada Februari ini intensitas hujan sangat tinggi sehingga mengakibatkan tanah di kemiringan lereng cukup tinggi maupun wilayah dengan tingat pelapukan yang tinggi menjadi labil hingga menyebabkan longsor.

Berikut Suara.com merangkum 5 wilayah dengan potensi gerakan tanah cukup besar pada Februari 2019 sebagaimana dihimpun dari BNPB dan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Harap tingkatkan kewaspadaanmu ya, guys, terutama saat dan sesudah hujan turun!

1. Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat memiliki keadaan topografi yang cukup beragam, mulai dari dataran rendah di sebelah utara, dataran tinggi bergunung-gunung di bagian tengah dan perbukitan dengan pantai di sebelah selatan. Wilayah ini pun menjadi salah satu wilayah dengan potensi gerakan tanah cukup tinggi.

Tercatat ada 19 kabupaten dan 466 kecamatan di Jawa Barat yang berpotensi menengah hingga tinggi terjadi gerakan tanah memasuki musim penghujan Februari 2019. 28 kecamatan di Bandung beresiko menengah terjadi gerakan tanah, sementara ada 39 kecamatan di Tasikmalaya yang berpotensi tinggi terjadi gerakan tanah.

2. Jawa Tengah
Wilayah Jawa Tengah tak luput menjadi salah satu wilayah dengan potensi cukup tinggi terjadinya gerakan tanah. Wilayah Jawa Tengah memiliki beberapa gunung api dan memiliki topografi wilayah cukup beragam.

Tercatat sedikitnya ada 28 kabupaten dengan 471 kecamatan yang memiliki potesi menengah hingga tinggi terjadi gerakan tanah. Sbanyak 20 kecamatan di Banjarnegara berpotensi menengah terjadi gerakan tanah, sementara sebanyak 15 kecamatan di Wonosobo berpotensi tinggi terjadi gerkan tanah.

3. Jawa Timur
Hampir seluruh Jawa memiliki potensi cukup besar mengalami gerakan tanah. Jawa Timur pun tak luput dari potensi terjadinya gerakan tanah. Sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan selama memasuki puncak musim penghujan.

Tercatat sedikitnya ada 27 kabupaten dan 443 kecamatan di Jawa Timur yang berpotensi menengah hingga tinggi terjadi gerakan tanah. Salah satunya adalah 18 kecamatan di Bangkalan berpotensi menengah terjadi gerakan tanah sementara 12 kecamatan di Smpng berpotensi tinggi terjadi gerakan tanah.

4. Sulawesi Tenggara
Beralih dari Pulau Jawa, ancaman gerakan tanah juga ditemui di Sulawesi Tenggara. Sedikitnya ada 11 kabupaten dan 132 kecamatan yang berpotensi menengah hingga tinggi terjadi gerakan tanah.

7 kecamatan di Bau-Bau tercatat menyimpan potensi menengah terjadinya gerakan tanah. Sementara di 2 kecamatan di Muna berpotensi tinggi terjadi gerakan tanah. Wrga diminta berhati-hati dan segera melaporkan situasi lingkungan terkini kepada petugas.

5. Sulawesi Tengah
Terakhir masih di Pulau Sulawesi ada Sulawesi Tengah dengan potensi gerakan tanah cukup tinggi saat memasuki puncak musim penghujan 2019. Setidaknya ada 12 kabupaten dan 163 kecamatan yang berpotensi terjadi gerakan tanah.

Adapun salah satu wilayah yang berpotensi menengah terjadi gerakan tanah adalah Banggai dengan 21 kecamatan. Selain itu, 10 kecamatan di Toli-Toli juga tercatatmemiliki potensi tinggi terjadi gerakan tanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serius Rebut Suara Jokowi di Jateng, Tim Prabowo: Mantap Njajah Ndeso

Serius Rebut Suara Jokowi di Jateng, Tim Prabowo: Mantap Njajah Ndeso

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 13:25 WIB

Teror Pembakar Makin Beringas, Ganjar Panggil Kapolda dan Pangdam

Teror Pembakar Makin Beringas, Ganjar Panggil Kapolda dan Pangdam

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 21:58 WIB

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut Kandang Prabowo di Jabar

Jokowi - Maruf Amin Akan Rebut Kandang Prabowo di Jabar

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 11:42 WIB

Kampanye di Pati, Warga Bilang ke Sandiaga Uno Titip Salam untuk Jokowi

Kampanye di Pati, Warga Bilang ke Sandiaga Uno Titip Salam untuk Jokowi

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 22:12 WIB

Partinah, Pengemis 90 Tahun Tolak Makan Bareng Gubernur Ganjar Pranowo

Partinah, Pengemis 90 Tahun Tolak Makan Bareng Gubernur Ganjar Pranowo

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 17:20 WIB

Terkini

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB