Doa Presiden Jokowi untuk Ani Yudhoyono

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 13 Februari 2019 | 18:41 WIB
Doa Presiden Jokowi untuk Ani Yudhoyono
Ani Yudhoyono sakit. (@aniyudhoyono)

Suara.com - Presiden Jokowi ikut mendoakan Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang tengah dirawat intensif di National University Hospital, Singapura karena mengidap kanker darah.

Jokowi berharap Ani Yudhoyono diberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga bisa kembali ke Indonesia.

"Jadi kami mendoakan, saya, Ibu Iriana, Pak Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf kalla, kita semuanya mendoakan agar Ibu Ani Yudhoyono cepat diberikan kesembuhan, cepat diberikan kesehatan. Kita semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia," ujar Jokowi seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Jokowi menuturkan, dirinya sudah menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan dokter kepresidenan untuk membantu menangani perawatan Ani Yudhoyono di Singapura.

"Saya sudah perintahkan kepada Mensesneg dan dokter kepresidenan untuk juga membantu apa yang bisa diberikan dari sini," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta mengatakan, dirinya dan Jusuf Kalla sudah menghubungi SBY untuk menanyakan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono.

"Sudah, empat hari atau lima hari yang lalu, saya sudah telepon beliau. Pak Jusuf Kalla juga sudah telepon beliau, untuk bertanya mengenai Ibu Ani," kata Ani.

Ketika ditanya mengenai rencana menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Jokowi mengaku masih mengatur waktu untuk menjenguk.

"(Sedang) Mengatur waktu (Jenguk)."

baca juga

Sebelumnya, SBY dan Ani Yudhoyono meminta maaf karena harus membatalkan kunjungan mereka ke beberapa tempat. Sebab Ani Yudhoyono sakit kanker darah. SBY meminta doa ke publik dan para sahabat.

Hingga kekinian, Ani Yudhoyono sakit kanker darah dirawat di National Universtiy Hospital Singapura, sejak Sabtu (2/2/2019). Permintaan doa itu disampaikan SBY dalam sebuah video dari Singapura, Rabu (13/2/2019).

”Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik dan ketulusan bapak ibu saudara sekalian. Saya dan Ibu Ani meminta maaf, karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan berbagai pihak, yang sebelumnya saya niatkan untuk dipenuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini," kata SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zaskia Gotik Panggil Jokowi 'Abang' saat Dangdutan, Reaksi Iriana Kocak

Zaskia Gotik Panggil Jokowi 'Abang' saat Dangdutan, Reaksi Iriana Kocak

Entertainment | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:56 WIB

Dukung Sandiaga, Alumni Pangudi Luhur: Tak Mungkin Anak PL Dukung Jokowi

Dukung Sandiaga, Alumni Pangudi Luhur: Tak Mungkin Anak PL Dukung Jokowi

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:20 WIB

Ini Gejala yang Sering Dikeluhkan Pasien Kanker Darah

Ini Gejala yang Sering Dikeluhkan Pasien Kanker Darah

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 16:45 WIB

Suasana Khofifah dan Emil Dilantik Jokowi Jadi Gubernur dan Wagub Jatim

Suasana Khofifah dan Emil Dilantik Jokowi Jadi Gubernur dan Wagub Jatim

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×