Ini 3 Cara WNI di Luar Negeri yang Ingin Nyoblos Pemilu 2019

Pebriansyah Ariefana, Walda Marison

Minggu, 17 Februari 2019 | 13:29 WIB
Ini 3 Cara WNI di Luar Negeri yang Ingin Nyoblos Pemilu 2019
Distribusi pengiriman logistik pemilu keluar negeri dimulai pada hari ini Minggu (17/2/2019). (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU menjelaskan ada tiga metode pemilihan yang untuk para pemilih yang ada di luar negeri. Tiga metode itu yakni di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di KBRI, Kotak Suara Keliling (KSK) dan Kotak Pos.

Tiga metode itu difasilitasi oleh KBRI setempat dan KPU. Para pemilih pun bisa memilih salahsatu dari tiga metode tersebut. Hal itu dikatakan ketua KPU, Arief Budiman saat ditemui dalam acara Distribusi Perdana Logistik Pemilu Luar Negeri 2019 di Gudang logistik KPU di Komplek Pergudangan Zoodia, Jalan Husein Sastranegara No.1 Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2 2019).

"Kalau warga negaranya tinggal berdekatan dengan kantor KBRI, maka bisa gunakan TPS. Tetapi, kalau ada warga negara Indonesia yang tinggal di satu komunitas tertentu jauh dari kantor KBRI dia tidak bisa datang maka kita gunakan Kotak Suara Keliling," ujarnya.

KPU juga menfasilitasi para WNI yang tinggal di pelosok daerah negara lain. Para WNI yang tinggal dipelosok dikirmkan surat suara dengan Pos untuk dicoblos.

"Surat suara yang sudah dicoblos dikirimkan kembali ke Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) oleh pemilih. Kita siapkan amplopnya, perangkonya kita siapkan. Pokoknya dia tinggal buka, pilih, lalu ditutup lagi dan kirimkan," jelasnya.

Sebelummya, diketahui ada 2.058.191 pemilih yang berada di luar negeri. Total jumlah tersebut terdiri dari Pemilih laki-laki sebanyak 902.727 dan perempuan 1.155.464 jiwa. Lebih lanjut, jumlah TPS ada 783 KSK ada 2.345 dan kotak pos ada 429 di 130 negara atau Panitia Pemilih Luar Negeri (PPLN).

Logistik surat suara perdana didistribusikan ke luar negeri yakni ke Afrika dan Amerika Latin pada Minggu, 17 Februari 2019. Total sebanyak 18.268 surat suara yang terdiri dari pemilih presiden dan pemilihan legislatif sebanyau 9.134.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2019 ke 130 Negara

KPU Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2019 ke 130 Negara

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 13:20 WIB

Pemilih Luar Negeri Akan Nyoblos Pemilu 2019 Lebih Awal antara 8 - 14 April

Pemilih Luar Negeri Akan Nyoblos Pemilu 2019 Lebih Awal antara 8 - 14 April

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 13:03 WIB

KPU Hati-hati Kirim Logistik Pemilu ke Afrika dan Amerika Latin, Kenapa?

KPU Hati-hati Kirim Logistik Pemilu ke Afrika dan Amerika Latin, Kenapa?

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 11:29 WIB

KPU Godok Aturan Dua Zona Kampanye Rapat Umum

KPU Godok Aturan Dua Zona Kampanye Rapat Umum

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 05:24 WIB

Situs Resmi KPUD Seluma Diretas

Situs Resmi KPUD Seluma Diretas

Tekno | Kamis, 14 Februari 2019 | 21:42 WIB

Terkini

Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada

Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:52 WIB

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46 WIB

Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana

Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:31 WIB

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:23 WIB

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:00 WIB

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:51 WIB

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB