Bunuh Istri dan Bayinya, Nardian Bertingkah Aneh Saat Jadi Khatib Jumatan

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 20 Februari 2019 | 18:27 WIB
Bunuh Istri dan Bayinya, Nardian Bertingkah Aneh Saat Jadi Khatib Jumatan
Nardian (baju kotak-kotak) ditangkap polisi pada Sabtu malam (16/2) dengan disaksikan warga sekitarnya di rumahnya di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko Blitar usai membunuh istrinya Sri Dewi (29) dan anak balitanya Vika Nadhira (7 bulan). [Suara.com/Asip Hasani]

Suara.com - Nardian (38), suami yang membantai istrinya Sri Dewi (29) dan anak balitanya bernama Vika Nadhira (7 bulan) dengan pisau dapur sempat terlihat berperilaku aneh. Sikap itu ditujukan saat Nardian menjadi khatib salat Jumat di masjid di dekat rumahnya di kawasan Blitar, Jawa Timur. Pasalnya, tersangka saat itu mengulang-ngulang isi khotbah.

Selain itu, ketika menjadi imam salat subuh, Nardian mengajak para jamaah membaca doa qunut setelah salat telah selesai.

Terkait hal tersebut, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha menyatakan, dari keterangan para saksi, diduga Nardian mengalami gangguan jiwa.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap lima orang saksi yang ada, kuat dugaan bahwa tersangka Na (Nardian) mengalami gangguan jiwa. Namun, tugas penyidik fokus pada pembuktian terjadinya tindak pidana," katanya saat ditemui wartaaan di Polres Blitar, Rabu (20/2/2019).

Meski diduga memiliki gangguan mental, polisi masih menunggu hasil observasi kejiwaan Nardian yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Sejak ditangkap, Nardian dibawa ke RS Bhayangkari pada Senin (18/2/2019) untuk menjalani serangkaian tes kejiwaan. Diperkirakan, hasil pemeriksaan itu bakal rampung pada Jumat (22/2/2019), pekan ini.

Hasil tes kejiwaan itu diperlukan polisi untuk menentukan apakah perbuatan Nardian bisa dipertanggungjawabkan secara hukum atau tidak.

Diketahui, Nardian ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka setelah nekat membunuh istri dan anaknya. Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu malam (16/2/2019) usai salat Isya. Sri dan Vika dibunuh Nardi di depan mata mertuanya. Dari hasil autopsi, terdapat sembilan luka tusuk di tubuh Sri Dewi dan enam luka tusuk di tubuh balita Vika.

Sebelumnya, Ketua RT setempat, Hariono, mengatakan bahwa dua minggu sebelum peristiwa tragis tersebut Nardian sering mengamuk dan terlibat pertengkaran dengan korban. Dua hari sebelum kejadian, lanjutnya, terjadi pertengkaran hebat hingga warga membawa pasangan tersebut ke rumah Hariono untuk didamaikan.

"Waktu itu kata keduanya pertengkaran terjadi karena suami merasa istrinya terlalu mengekang, melarang suami merokok dan keluar rumah," tuturnya.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas Usai Ngesek di Hotel, Tersangka Tulis Pesan di Jasad Mama Ul

Tewas Usai Ngesek di Hotel, Tersangka Tulis Pesan di Jasad Mama Ul

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 18:01 WIB

Kena Serangan Jantung Setelah Ngeseks, Mama Ul Malah Dirampok Sopir

Kena Serangan Jantung Setelah Ngeseks, Mama Ul Malah Dirampok Sopir

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:12 WIB

Lewat Pos Polisi, Pemotor Tak Pakai Helm ini Selow Abis

Lewat Pos Polisi, Pemotor Tak Pakai Helm ini Selow Abis

Otomotif | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:28 WIB

Ajudan Kapolres Jayawijaya Dikeroyok di RSUD, 3 Pelakunya Sudah Dibekuk

Ajudan Kapolres Jayawijaya Dikeroyok di RSUD, 3 Pelakunya Sudah Dibekuk

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 15:29 WIB

Gasak Uang Ponpes Rp 130 Juta, Siska Ternyata Berstatus Mahasiswi

Gasak Uang Ponpes Rp 130 Juta, Siska Ternyata Berstatus Mahasiswi

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 15:10 WIB

Terkini

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB